MENGINAP di hotel seharusnya menjadi bagian paling santai dari sebuah perjalanan wisata. Namun, bagi banyak pelancong, prosedur check-in dan check-out sering kali menjadi sumber masalah, mulai dari biaya tak terduga hingga kendala administrasi. Sebab itu, penting mengetahui kesalahan yang paling sering dilakukan pelancong serta cara menghindarinya demi pengalaman menginap yang lebih baik.
Salah satunya, banyak pelancong lupa membawa kartu kredit fisik yang sama dengan yang digunakan saat pemesanan daring. Padahal ini adalah syarat wajib yang diberlakukan di banyak hotel internasional. Jika pelancong menggunakan kartu orang lain tanpa konfirmasi sebelumnya, risiko pembatalan pesanan sangat mungkin terjadi.
Selain itu, siapkan dana lebih untuk deposit keamanan. Berbeda dengan kebijakan domestik yang terkadang lebih fleksibel, hotel di luar negeri umumnya mewajibkan deposit yang dibekukan pada kartu kredit atau dibayar tunai. Jangan lupakan masalah identitas dengan selalu menyimpan salinan digital atau fotokopi paspor. Hal ini penting jika pihak hotel harus menahan paspor fisik untuk proses verifikasi sementara.
Baca juga: Ruang Membaca di Hotel Berbintang
Berani Bertanya di Resepsionis
Sam Shank, pakar industri dari HotelTonight, menyarankan agar pelancong tidak ragu bertanya soal biaya tambahan atau resort fees. Meskipun transparansi harga kini lebih ketat, biaya ini sering kali "tersembunyi" dalam tagihan akhir. "Terkadang, saya berhasil (meminta biaya tersebut bersifat opsional)," kata Shank,Seperti dilansir dari Travel + Leisure,
Terkait fleksibilitas waktu, jangan berasumsi bisa langsung masuk kamar jika tiba terlalu pagi. Jika membutuhkan check-in lebih awal dan check-out lebih lambat , komunikasikan setidaknya 72 jam sebelumnya. Bahkan ada kesempatan untuk meningkatkan peluang hotel mengakomodasi permintaan pelancong. Termasuk meminta jenis kamar yang paling nyaman. “Saya menemukan bahwa check-in lebih awal dan check-out lebih lambat semudah meminta dengan sopan di meja resepsionis,” katanya.
Mengecek Kamar dan Etika Menginap
Ketika masuk ke kamar hotel jangan terburu-buru merebahkan diri di kasur. Lakukan inspeksi cepat pada fungsi AC, lampu, dan perlengkapan kamar mandi. Seperti dilansir dari NDTV Travel, mendokumentasikan kondisi kamar dengan foto saat pertama kali masuk dapat menyelamatkan pelancong dari klaim kerusakan yang tidak dilakukan.
Penting juga untuk memahami adat istiadat setempat. Aturan mengenai tip, tingkat kebisingan, hingga jumlah tamu tambahan sangat bervariasi di tiap negara. Berbicara terlalu keras di lorong atau membawa tamu tanpa melapor bisa dianggap tidak sopan bahkan melanggar kebijakan hotel.
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah melewatkan program loyalitas. Meski hanya menginap satu malam, mendaftar keanggotaan yang biasanya gratis dapat membuka akses Wi-Fi lebih cepat, prioritas layanan, hingga peluang upgrade kamar. Untuk mendapatkan upgrade gratis, memesan di musim sepi (off-season) adalah strategi terbaik karena diskresi staf meja depan biasanya lebih luas saat tingkat pesanan rendah.
Kesalahan saat check-out
Sementara beberapa kesalahan yang kerap dilakukan saat check-out di antaranya tidak memberikan tip kepada staf kebersihan sebelum check-out. Di hotel-hotel di Amerika Serikat, memberikan tip adalah hal yang tepat untuk dilakukan. Para ahli industri merekomendasikan antara USD 2 atau sekitar Rp 34 ribu dan USD 5 atau Rp 87 ribu per hari.
Kesalahan lainnya tidak mengecek kembali barang-barang di dalam kamar. Lakukan pengecekan terhadap barang-barang, seperti pengisi daya, paspor, perhiasan yang tertinggal dan lakukan pengecekan menyeluruh di kamar sebelum pergi.
Saat proses check-out di meja resepsionis, pastikan memiliki kesempatan untuk memeriksa tagihan secara langsung. Atau jika tidak ingin antre, Sam Shank menyarankan agar pelancong memberikan informasi kontak email saat check-in dan meminta tagihan dikirimkan melalui email saat check-out. Namun tidak semua hotel memberlakukan kebijakan ini.
Imanda Zahwa berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan editor: Rambu Etiket Menginap di Hotel

















































