SALATIGA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tikungan kembali menjadi titik rawan kecelakaan. Sebuah Honda Jazz mendadak kehilangan kendali saat melintas di Jalan Argorumakso, dekat Perumahan Nirvana, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Sabtu (29/8/2026) malam.
Mobil bernomor polisi H-1716-UO tersebut kemudian bergerak oleng ke kanan sebelum menghantam sebuah pohon yang berada di pinggir jalan.
Benturan itu membuat pengemudi Honda Jazz, DTH (31), warga Mesu, Suruh, Kabupaten Semarang, mengalami cedera pada kaki sebelah kiri.
Korban selanjutnya dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis di RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga.
Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta mengatakan, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Dari hasil penanganan awal di lokasi serta keterangan sejumlah saksi, kecelakaan terjadi ketika kendaraan melaju dari arah Pendem menuju Cebongan.
Saat memasuki ruas jalan yang menikung, mobil diduga tidak dapat dikendalikan dengan baik karena pengemudi kurang berkonsentrasi.
“Sesampainya di lokasi kejadian, saat melaju di jalan yang menikung, pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak pohon yang berada di tepi jalan. Akibatnya terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal,” jelas AKP Henry.
Meski mengalami luka pada kaki kiri, kondisi pengemudi tidak sampai kehilangan kesadaran. Korban dalam keadaan sadar ketika mendapatkan penanganan.
“Kondisi korban dalam keadaan sadar,” ucapnya.
Petugas Satlantas Polres Salatiga kemudian melakukan sejumlah langkah di lokasi kejadian. Selain mengamankan area kecelakaan, polisi juga melakukan penanganan tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti dan mengevakuasi mobil yang mengalami kecelakaan.
Penanganan terhadap korban juga dipastikan dilakukan dengan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasus tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi pengemudi untuk tidak menganggap remeh kondisi jalan, khususnya ketika memasuki tikungan. Konsentrasi yang menurun dalam hitungan detik dapat membuat kendaraan keluar dari jalur dan sulit dikendalikan.
AKP Henry mengingatkan pengguna jalan agar menyesuaikan laju kendaraan dengan kondisi ruas jalan dan tetap memastikan kendaraan berada dalam kendali.
“Jangan mengemudi dalam kondisi terburu-buru. Saat memasuki jalan menikung, kurangi kecepatan dan tingkatkan kewaspadaan. Keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.



















































