SEJUMLAH serikat buruh melakukan konvoi kendaraan di Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat, 1 Mei 2026, dalam rangka peringatan Hari Buruh 2026. Salah satunya ialah buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).
Pantauan Tempo di lapangan, iring-iringan kendaraan yang terdiri atas puluhan sepeda motor dan sebuah mobil komando melintasi area depan Smesco Indonesia, Gatot Subroto, pada pukul 07.50 WIB. “Kita tidak akan pulang, kawan-kawan, sebelum perjuangan hari ini tuntas!” terdengar seruan dari pengeras suara yang terpasang di bagian depan mobil komando.
Beberapa menit kemudian, rombongan yang terdiri atas sejumlah bus melintasi area Tol Dalam Kota arah Pancoran-Kuningan. Bendera biru muda dengan logo SPSI terpasang di bagian depan bus-bus tersebut.
Selain SPSI, sejumlah bus dari serikat buruh lain juga melintasi area tol. Sekitar 15 bus dan enam mobil tampak melintas dengan bendera logo Gabungan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII) terpasang di bagian depan.
Hingga pukul 09.00 WIB, lalu lintas di lokasi tampak ramai lancar. Tidak terlihat titik kepadatan yang berarti.
Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) bersama sejumlah serikat buruh lain akan menggelar aksi May Day tahun ini di depan Gedung DPR/MPR. “Estimasi massa 10.000 orang,” tutur Ketua KASBI Sunarno dalam keterangan tertulis.
Sunarno mengatakan aksi yang digelar kelompoknya berbeda dengan acara May Day Fiesta yang akan berlangsung di kawasan Monas. “Perayaan May Day yang diselenggarakan di Monas menurut kami sarat dengan narasi mainstream dan kooptasi kekuasaan,” ucapnya.
Untuk mengantisipasi pergerakan massa, kepolisian menerjunkan puluhan ribu personel guna mengamankan unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Buruh 2026. Demonstrasi rencananya berlangsung di sejumlah titik, mulai dari area Silang Monumen Nasional (Monas) hingga depan Gedung DPR/MPR.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Budi Hermanto mengatakan 24.980 personel gabungan akan dikerahkan dalam kegiatan tersebut. “Untuk memastikan kegiatan May Day bisa berjalan aman,” ujar Budi, Kamis, 30 April 2026.
Budi menyatakan kepolisian berkomitmen memastikan demonstrasi berjalan aman dan kondusif. Ia juga meminta personel polisi yang bertugas tidak terpancing provokasi selama mengamankan unjuk rasa.
Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Dekananto Eko Purwono meminta para personel bersiap menghadapi dinamika yang mungkin terjadi selama unjuk rasa. “Pengamanan harus dilakukan secara profesional dan humanis,” ujar Dekananto dalam apel pengamanan di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Dekananto juga mengingatkan seluruh personel agar mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama demonstrasi. “Waspadai penyusupan oleh kelompok nonrelevan atau provokator,” ucap Dekananto di hadapan ribuan personel polisi.
Vedro Imanuel Girsang berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan Editor: Buruh Tak Bersatu Bisa Dikalahkan












































