Sidang Kabinet Prabowo, Para Menteri Mulai Datangi Istana

19 hours ago 24

PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan pada hari ini, Senin, 20 Juli 2026.

Berdasarkan pantauan Tempo, tampak hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto; Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan; Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY; Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra; Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago; hingga Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus.

Kemudian, ada pula Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Agama Nasaruddin Umar; Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto; serta Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Sejumlah wakil menteri juga terlihat tiba di Istana. Mereka di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk; Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie; Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono; Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor; hingga Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti.

Kemudian, hadir juga Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian Ahmad Dofiri serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi.

Hasan Nasbi mengatakan, sidang paripurna hari ini akan dimulai pukul 15.00 WIB. “Kemungkinan untuk arahan Presiden untuk percepatan program-program pembangunan dan program unggulan Presiden,” ucap Hasan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin.

Ia pun meminta awak media untuk menunggu detail pembahasan ketika sidang sudah berlangsung.

“Saya rasa akan keseluruhan dibahas dan diberikan arahan oleh Presiden. Tapi detailnya kita lihat pas sidang paripurna, ya, karena saya tentu enggak paham detailnya,” kata Hasan.

Presiden Prabowo terakhir kali menyelenggarakan Sidang Kabinet Paripurna pada Jumat, 13 Maret 2026 lalu. Seluruh anggota Kabinet Merah Putih, dari menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga penasihat khusus presiden hadir dalam rapat besar tersebut. 

Sidang kabinet saat itu membahas kesiapan pemerintah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kesempatan itu, Prabowo sempat melontarkan keinginannya berhemat untuk menghadapi potensi krisis akibat perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Dia memberi contoh negara lain yang sudah berhemat lewat pemotongan gaji pejabat.

Ia mengatakan Pakistan berhemat karena menganggap krisis di Timur Tengah setara pandemi Covid-19. 

"Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan," kata Prabowo dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Tak hanya itu, Prabowo dalam agenda itu mengungkapkan dirinya rutin mendapat laporan intelijen soal pengamat yang tak suka dengan pemerintahannya. Prabowo mengklaim para pengkritik itu dibiayai pihak-pihak yang anti terhadap penguasa. "Kalau dulu saya di luar pemerintah, sekarang saya presidennya. Jadi saya setiap hari dapat laporan intel," kata dia.

Pilihan Editor:  Tambah Lagi Belanja Mubazir Proyek Prioritas Prabowo

Sultan Abdurrahman berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |