Brand Dessert Butter Baby Rilis Film The Story of Butterlandia, Gandeng Kreator Lokal

5 hours ago 7

CANTIKA.COM, Jakarta - Ada gebrakan baru nih dari dunia kuliner Tanah Air! Untuk kali pertama dalam sejarah brand dessert di Indonesia, Butter Baby meluncurkan film animasi pendek mereka yang berjudul The Story of Butterlandia.

Acara peluncuran yang diadakan di CGV FX Sudirman, Jakarta, ini bukan cuma sekadar rilis produk biasa. Ini adalah peresmian dari sebuah universe alias semesta fiksi utuh yang mengungkap asal-usul karakter, misi, dan dunia magis Butter Baby yang selama ini cuma bisa kita intip lewat petunjuk-petunjuk kecil di kemasan produk mereka.

Cerita Tentang Penyelamatan Planet yang Sekarat

Film animasi pendek ini memperkenalkan Butterlandia. Tempat ini adalah dunia asal karakter Butter Baby yang menjadi fondasi cerita dan misi di balik brand.

Menariknya, film ini mengungkap latar belakang plot yang cukup emosional. Sebuah perjalanan mendesak untuk mengumpulkan 500 triliun ton butter demi menyelamatkan planet asal Butter Baby yang perlahan sekarat. Lewat animasi ini, mereka ingin menunjukkan kalau di balik karakter lucu yang selama ini kita kenal, ada semesta besar yang terus berkembang dan misi global yang baru saja dimulai.

"Butter Baby berawal dari ide sederhana bagaimana menciptakan sesuatu yang bisa membuat orang merasa terhubung. Kami sudah mengenal dan mencintai Indonesia selama lebih dari 12 tahun, dari Sumba, hingga akhirnya menetap dan bekerja di Jakarta selama lebih dari empat tahun," ungkap Nick Burch dan Henry Burch, selaku Founders Butter Baby di Jakarta, 11 Juni 2026.

Nick dan Henry juga menegaskan kalau mereka memilih Indonesia bukan karena sekadar melihat kesempatan biasa. "Kami percaya ini adalah tempat terbaik untuk membangun sesuatu yang tahan lama. Cerita ini lahir dari sini, dari kota ini, bersama komunitas yang telah tumbuh bersama kami sejak hari pertama," tambah mereka.

Konferensi pers premiere film animasi pendek “The Story of Butterlandia” di Jakarta, 11 Juni 2026. Foto: Dok. Butter Baby

Digarap oleh Kreator Indonesia

Sentuhan emosional dan relevansi cerita dengan kehidupan sehari-hari juga jadi poin utama yang disorot oleh Karen Tjahja, Head of Marketing & Business Development Butter Baby. Menurutnya, film Butter Baby ini bisa jadi cerminan bagaimana manusia belajar beradaptasi di dunia baru dan mencari tempat di mana mereka bisa diterima.

Fakta lainnya, seluruh visual dan narasi ini murni buatan lokal! "Karya ini diciptakan oleh talenta Indonesia, 99 persen tim kami adalah orang Indonesia, dari kreator, desainer, hingga operasional. Dari sini, kami tidak berhenti. Ini baru permulaan," tegas Karen.

Dari Dessert Jadi Global IP yang Local Pride

Sejak kali menyapa masyarakat Indonesia, Butter Baby pelan tapi pasti berkembang menjadi sebuah Global IP (Intellectual Property) lewat kekuatan storytelling, pengalaman unik, dan komunitas.

Shane Lewis, CEO Butter Baby, menyebutkan kalau pertumbuhan pesat ini berakar dari chemistry emosional yang kuat antara karakter dengan para penikmatnya.

"Produk mungkin menjadi titik masuk pertama bagi banyak orang untuk mengenal Butter Baby. Namun yang membuat mereka bertahan bukan hanya kualitas dan cita rasanya, melainkan dunia dan cerita di baliknya," jelas Shane yang sudah berpengalaman memasak di berbagai belahan dunia selama lebih dari 20 tahun, termasuk di AMAN Group hingga NIHI Sumba.

Bagi Shane, Indonesia punya kekayaan rasa dan budaya yang tidak ada tandingannya. "Brand ini memang tidak pernah hanya tentang karakter atau produk kami. Ini tentang semesta yang sedang kami bangun untuk membawa cerita, semangat, dan kekayaan rasa Indonesia ke seluruh dunia. Bangkok adalah langkah pertama kami," lanjutnya antusias.

Spill Patung 8 Meter di Bandara Soetta

Butter Baby juga spill mereka bakal membuka gerai kelima pada 19 Juni 2026 mendatang. Lokasinya strategis, yaitu di Area Keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Pembukaan toko ini bisa jadi sebuah statement besar karena Butter Baby bakal memajang instalasi landmark raksasa setinggi delapan meter di sana!

Menariknya, patung ikonik ini sengaja diletakkan di area Keberangkatan, bukan area Kedatangan. Alasannya, patung tersebut sebagai simbol bahwa Indonesia selalu ada dalam setiap langkah kaki Butter Baby saat menjelajahi dunia internasional.

Pilihan Editor: Butter Baby Resmi Dibuka di Blok M, Menu Ini jadi Primadona Versi Cantika

SILVY RIANA PUTRI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |