KPK Bakal Gelar Pementasan Teater Musikal Sidik

4 hours ago 16

KOMISI Pemberantasan Korupsi atau KPK menggandeng Da Lopez Entertainment untuk membuat pementasan Teater Musikal Sidik untuk menyebarkan pesan antikorupsi lewat pendekatan seni budaya yang kreatif. Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Amir Arief mengatakan, pementasan tersebut termasuk dalam program pendidikan antirasuah yang diamanatkan dalam undang-undang.

Dalam kampanye selama ini, sudah berbagai macam variasi kegiatan yang dilakukan oleh KPK. Misalnya, melalui kurikulum pendidikan, film, musik, dan berbagai macam pendekatan seni budaya lainnya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Mengapa selama ini KPK menggunakan pendekatan dan media seni budaya sebagai penyebaran pesan antikorupsi? Karena kami tahu, penyebaran pesan antikorupsi harus dilakukan secara kreatif dan inovatif,” kata Amir dalam media briefing di Gedung Merah Putih, Kamis, 18 Juni 2026 di Kuningan, Jakarta Selatan. 

Kali ini, ia menuturkan, KPK akan membuat teater musikal yang akan ditayangkan pada akhir 2026. Menurut Amir, karya ini sudah disiapkan sejak 2024. Alasan memilih teater musikan, kata menjelaskan, karena ini menjadi strategi KPK untuk menyebarkan pesan antikorupsi kepada masyarakat, kepada penyuka teater, kepada penyuka seni budaya.

“Kami karya karya ini bisa diperbincangkan dan disebarkan ke seluruh masyarakat Indonesia,” ucap Amir.

Untuk membuat gelaran tersebut, komisi antirasuah menggandeng bantuan Da Lopez Entertainment. Rumah produksi yang digawangi kakak beradik pemengaruh (influencer), Jovial dan Andovi da Lopez itu dinilai memiliki rekam jejak menggelar drama musikal bertema isu hukum dan politik. Misalnya, karya bertajuk DPR dan Polarisasi. 

Andovi da Lopez mengatakan, karya kolaborasi ini akan bertajuk Musikal Sidik. “Sidik merupakan pemeran utama dari musikal ini, sekaligus seorang penyidik KPK,” ujarnya dalam kesempatan yang sama. 

Sidik juga merupakan istilah proses penegakkan hukum, yaitu penyidikan. Selain itu, diserap dari bahasa Arab shidiq yang berarti “benar” atau “jujur”.

Lebih jauh, Andovi tak menjelaskan secara detail kisah drama musikal ini. Namun, ia mengungkap karya ini akan membahas keseharian seorang penyidik KPK, terutama ketika ada kasus tertentu. Untuk itu, timnya mengkaji berbagai kasus korupsi yang ditangani oleh KPK. “Inspirasinya terlalu banyak,” ucap Andovi. 

Drama musikal ini, dia menambahkan, nanti membahas sebuah perkara yang sudah terjadi. Namun, Andovi enggan mengungkapkan kasus tersebut. 

Sementara, Jovial da Lopez mengatakan, drama musikal ini akan menyampaikan pesan tertentu. “Bahwa integritas itu pilihan. Karena seiring berjalannya hidup, integritas kita kan selalu diuji,” ucapnya.

Menurutnya, ujiannya tak melulu soal uang. Namun, yang jelas, memilih integritas adalah hal sulit. Tetapi, pilihan itu lah yang akan memajukan bangsa. “Jadi, kami nih mau kasih semangat kepada orang-orang yang memegang sifat integritas. Kayak, ‘kalian enggak sendirian, lho’, ‘banyak orang lain lho yang memiliki sifat-sifat ini’, dan ‘please jangan belok dari sifat itu’,” tutur Jovial. 

Dia menuturkan, drama musikal ini dibuat ramah anak. Namun, pertunjukan ini tidak akan membosankan bagi orang dewasa. Musikal Sidik rencananya tayang pada 4-6 Desember 2026. Pertunjukan itu rencananya digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. 

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |