Jakarta, CNN Indonesia --
Arus lalu lintas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Jaksel) arah ke Kota Depok, Jawa Barat mengalami kemacetan parah pada Jumat (29/5) pagi ini.
Kemacetan itu terjadi karena penyempitan lajur akibat jalan amblas.
Mengutip dari akun X TMC Polda Metro Jaya, kepadatan lalu lintas terjadi dari arah utara ke selatan atau dari arah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menuju Depok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diimbau bagi para pengendara agar mencari rute alternatif lain dikarenakan penumpukan kendaraan menjelang lokasi," demikian unggahan di akun X TMC Polda Metro pada pukul 06.30 WIB, dikutip Jumat pagi.
Laporan dan posisi jalan amblas
Adapun jalan amblas itu dilaporkan sudah mulai terjadi terjadi sejak dua hari lalu.
Video yang diunggah TMC Polda Metro Jaya pada Jumat dini hari WIB tadi memperlihatkan jalan berlubang karena amblas. Kendaraan yang menuju titik lokasi jalan amblas terlihat padat merayap.
Jalan amblas itu terlihat lobang besar, dan telah dipasangi barikade baik water barier maupun bambu. Terlihat pula petugas gabungan dari kepolisan, dinas perhubungan, maupun aparat wilayah berjaga di sekitar lokasi jalan amblas.
Lokasi jalan amblas itu posisinya agak ke tengah, sehingga pengendara hanya bisa melintas di satu lajur yang berdempet dengan pagar rel KRL di wilayah itu.
Rekayasa lalu lintas
Aparat memberlakukan rekayasa lalu lintas terkait jalan amblas itu. Walaupun demikian, kepolisian mengimbau kepada pengendara--terutama arah Pasar Minggu ke Depok untuk mencari jalur alternatif.
"Sat Lantas Jakarta Selatan melakukan rekayasa dan penutupan 2 lajur kendaraan dari arah Jakarta menuju Depok, saat ini hanya 1 lajur yang dapat dilintasi para pengendara," demikian dikutip dari akun X TMC Polda Metro Jaya pada unggahan pukul 06.30.
Kesaksian sejumlah warganet yang dikutip dari akun X menyatakan sekitar pukul 07.00 WIB kemacetan sudah memanjang hampir sekitar 800 meter dari titik penyempitan jalan akibat lubang tersebut.
"Jalanan amblas di Jl. Raya Lenteng Agung tepatnya depan Sate PSK Jagakarsa Jaksel. Diimbau kepada masyarakat pengguna jalan dari Jakarta menuju ke Depok untuk berhati-hati ketika melintas. 1 lajur tidak bisa digunakan ( posisi amblas agak ke tengah ) dan hanya 2 lajur yang dapat di gunakan," demikian dikutip dari akun X TMC Polda Metro Jaya.
Mulai amblas sejak Rabu malam
Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Selatan menyatakan jalan amblas itu sebetulnya sudah terdeteksi mulai terjadi bertahap sejak Rabu (27/5) malam.
Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal mengatakan pihaknya pertama kali menerima laporan dari warga dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
"Pada Rabu 27 Mei malam tim SDBM Jakarta Selatan mendapat laporan dari warga dan salah seorang petugas PPSU bahwa jalan ambles dan kondisinya agak dalam," kata Rifki, Jumat (29/5) dikutip dari detik.com.
Namun karena kondisi sudah malam, tim menjadwalkan pemantauan ke lokasi pada Kamis (28/5) pagi. Dia menerangkan petugas Bina Marga yang diutus, setibanya di lokasi langsung melakukan penanganan awal menggunakan coldmix guna menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
"Kamis pagi, SDBM Jakarta Selatan bergerak cepat lakukan pemantauan ke lokasi, sekaligus melakukan tindak lanjut segera dengan coldmix," ujarnya.
Saluran air di bawah jalan
Pada saat bersamaan, kata Rifki, pihaknya juga berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan. Sebab, dugaan awal menunjukkan kerusakan dipicu masalah pada saluran air di bawah jalan.
Setelah penanganan awal dilakukan, tim SDA datang ke lokasi untuk memeriksa kondisi saluran air. Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bagian bawah jalan ternyata sudah kopong sehingga membutuhkan penanganan serius.
"Dari hasil pemantauan tim di lapangan diketahui bahwa kondisi di bawah jalan memang sudah kopong sehingga perlu penanganan serius oleh pihak SDA," tuturnya.
Pemantauan kembali dilakukan pada Kamis sore. Saat itu, kondisi jalan disebut kembali mengalami ambles dan retak meski sebelumnya sudah ditangani.
Melihat situasi tersebut, Bina Marga langsung memasang water barrier untuk mengamankan lokasi dan meminimalisir risiko kecelakaan.
Tak lama setelahnya, tepat pada Kamis (28/5) malam, kondisi jalan disebut ambles total dan melebar hingga memakan dua lajur jalan. Dampaknya, arus lalu lintas di kawasan Lenteng Agung mengalami kepadatan hingga Jumat pagi ini.
Rifki mengatakan berdasarkan hasil koordinasi, pihak SDA akan menangani kerusakan crossing saluran air yang diduga menjadi penyebab utama amblesnya jalan.
"Setelah perbaikan gorong-gorongnya selesai, kami dari Bina Marga segera melakukan perbaikan jalan," kata Rifki.
Baca berita lengkapnya di sini.
(kid)
Add
as a preferred source on Google

11 hours ago
17
















































