REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) memperkuat dukungannya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Dukungan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan dari sejumlah federasi Eropa terhadap kepemimpinan Infantino menjelang pemilihan Presiden FIFA pada 2027.
Dukungan CONMEBOL semakin terlihat setelah Argentina dan Paraguay turut menyatakan pembelaan terhadap Infantino. Kedua asosiasi sepak bola tersebut menjadi federasi nasional pertama di Amerika Selatan yang secara terbuka membela Infantino dari kritik yang muncul setelah FIFA membatalkan rencana kontroversial untuk mengomersialkan sebagian aset Piala Dunia.
Sikap CONMEBOL terhadap Infantino disebut tidak berubah meskipun terdapat perbedaan pandangan di antara sejumlah negara anggotanya. Presiden Konfederasi Sepak Bola Brasil, Samid Xaur, misalnya, sebelumnya mengkritik rencana FIFA untuk melibatkan investor swasta dalam komersialisasi Piala Dunia.
Posisi CONMEBOL mendukung Infantino ditegaskan langsung oleh Alejandro Dominguez. Pada Agustus lalu, Presiden CONMEBOL itu menyebut Infantino sebagai pemimpin yang mentransformasi sepak bola menjadi lebih baik. Ia menilai hasil kerja FIFA dalam beberapa tahun terakhir tidak bisa diabaikan. Dominguez di antaranya menyoroti keberhasilan Piala Dunia dengan format 48 tim.
"Kalau kita bicara soal transformasi sepak bola, ada seorang pemimpin di baliknya. Piala Dunia 48 tim sangat sukses dan nama itu adalah Presiden Infantino," kata Dominguez dalam pernyataannya di Kolombia, dikutip dari EFE.
Dominguez pada saat yang sama menegaskan CONMEBOL tetap mengutamakan stabilitas dan kesehatan sepak bola. Terkait kontroversi FIFA Forward Enterprise, ia mengatakan keputusan FIFA untuk menarik rencana tersebut harus dihormati, tetapi kerja sama dengan FIFA tetap dilanjutkan melalui dialog.
Sikap tersebut sejalan dengan keputusan federasi-federasi Amerika Selatan. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengirim surat kepada FIFA yang menyatakan apresiasi terhadap kepemimpinan Infantino selama hampir satu dekade.
AFA menilai kepemimpinan Infantino telah membawa pengembangan sepak bola global serta tata kelola FIFA yang jelas, stabil, dan transparan. Paraguay juga menyampaikan sikap serupa, memperlihatkan bahwa Infantino masih memiliki basis politik yang kuat di Amerika Selatan. Reuters menyebut blok Amerika Selatan termasuk kawasan yang masih memberikan dukungan kuat kepada Infantino menjelang pemilihan 2027.
Dukungan dari lingkungan CONMEBOL juga datang dari Nery Pumpido, direktur pengembangan CONMEBOL. Mantan kiper Argentina itu menilai kepemimpinan Infantino selama 10 tahun terakhir layak diapresiasi dan menyebut tata kelolanya telah memberikan hasil yang berarti bagi sepak bola dunia.
Dengan sikap tersebut, CONMEBOL menjadi salah satu blok penting yang masih berada di belakang Infantino ketika sejumlah konfederasi dan federasi Eropa meningkatkan tekanan terhadapnya. Reuters melaporkan Infantino saat ini diperkirakan masih memiliki cukup suara untuk mempertahankan kursi Presiden FIFA pada pemilihan Maret 2027.

6 hours ago
22
















































