Sekda Jabar hingga Dirut bank bjb Beri Kuliah Umum di Ekuitas University

6 hours ago 13

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Universitas Ekuitas Indonesia menggelar Kuliah Umum dalam rangka Kuliah Perdana Mahasiswa Baru Angkatan 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-24 Universitas Ekuitas Indonesia. Kuliah umum menghadirkan dua narasumber utama, yakni Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si. membawakan materi bertajuk “Budaya Sunda, Kepemimpinan, dan Generasi Muda untuk Jawa Barat Berdampak”, serta Direktur Utama bank bjb yang diwakili oleh Direktur Komersial dan Ritel bank bjb, Nunung Suhartini, S.Sos.,M.M. menyampaikan materi “Ti Lembur ka Digital: Peran Perbankan dalam Menggerakkan Ekonomi dan Potensi Jawa Barat.” 

Dalam pemaparannya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat mengajak mahasiswa untuk melihat masa depan bukan hanya sebagai sesuatu yang harus dihadapi, tetapi sebagai sesuatu yang harus dibangun bersama. Melalui perspektif budaya Sunda dan kepemimpinan, mahasiswa didorong untuk memahami lingkungan, membaca perubahan, serta memiliki keberanian untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Pesan tersebut dirangkum melalui tiga filosofi yang menjadi bagian penting dalam materi, yaitu “Jurus Nerus Bumi”, “Jurus Ngapak Mega”, dan “Jurus Napak Sancang.” Ketiganya menjadi refleksi tentang pentingnya memahami akar dan kondisi lingkungan, memiliki pandangan yang luas terhadap masa depan, serta tetap berpijak pada realitas dan potensi daerah dalam mengambil langkah.

Sementara itu, Direktur Komersial dan Ritel bank bjb mengangkat perspektif ekonomi melalui materi “Ti Lembur ka Digital”. Materi tersebut menyoroti bagaimana perkembangan perbankan dan teknologi digital dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Barat.

Pembahasan mencakup penguatan UMKM, ekonomi kreatif, inklusi keuangan, digitalisasi, serta peran generasi muda dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang semakin adaptif dan berdaya saing. Mahasiswa baru diajak untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi generasi yang mampu menciptakan nilai dan peluang melalui pemanfaatan teknologi digital.

Sejalan dengan pesan kedua narasumber, Rektor Universitas Ekuitas Indonesia, Prof. Dr. R. Arief Helmi, S.E., M.P menegaskan bahwa mahasiswa baru Angkatan 2026 memiliki posisi penting dalam perjalanan masa depan Universitas Ekuitas Indonesia. Kehadiran mereka bahkan disebut sebagai “kado terbaik” bagi kampus yang pada 6 September 2026 genap berusia 24 tahun.

Lebih jauh, Rektor juga menyampaikan visi agar Universitas Ekuitas Indonesia terus berkembang menjadi perguruan tinggi swasta unggulan di bidang bisnis, keuangan, perbankan, dan sistem informasi digital di Jawa Barat. Mahasiswa Angkatan 2026 yang diproyeksikan menjadi lulusan pada 2030 disebut sebagai bagian penting dari perjalanan tersebut. “Kita bertumbuh bersama,” menjadi penegasan bahwa kemajuan kampus dan keberhasilan mahasiswa merupakan satu perjalanan yang saling berkaitan.

Kuliah Umum yang juga merupakan Kuliah Perdana Mahasiswa Baru Angkatan 2026 ini menjadi lebih dari sekadar pembukaan tahun akademik. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara budaya, kepemimpinan, dunia perbankan, teknologi digital, dan semangat generasi muda dalam melihat masa depan Indonesia khususnya Jawa Barat.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |