Usung Tema Sabagya, Batik Menjelma Koleksi Busana Multikreasi di Fashion Nation 2026

2 hours ago 7

CANTIKA.COM, Jakarta - Ada yang unik dari gelaran panggung Fashion Nation Senayan City 2026 pada hari Minggu malam kemarin, 20 September 2026. Kolaborasi ketiga brand inspiratif yakni DW Exclusive dengan WOU Batik bersama Kelas Modeling menghadirkan 35 koleksi busana multikreasi bertema SABAGYA yang dibawakan dengan sangat apik oleh para model lintas generasi yang dipadukan oleh tata cahaya, musik serta koreografi yang menarik. 

SABAGYA menjadi bagian dari perhelatan ikonik Fashion Nation Senayan City yang pada tahun 2026 ini memasuki usia ke-20. SABAGYA juga menjadi koleksi yang turut meramaikan panggung peragaan busana Fashion Nation 2026 yang pada perayaan 20 tahun perjalanannya mengusung tema The Icon Edit. 

Tidak hanya sekadar menampilkan koleksi saja, kolaborasi ketiga brand ini sukses membawakan berbagai potongan busana dalam berbagai siluet gaya dengan palet warna yang berbeda sesuai tren mode dan kebutuhan serta minat pasar saat ini. Sebut saja mulai dari officewear, modestwear, kidswear, hingga glamour luxury wear yang semuanya dikemas menarik dengan memadukan beragam material bahan seperti katun, lace, semi wol, brokat maupun beludru serta motif busana seperti batik, garis-garis hingga permainan ornamen payet. 

Sabagya menjadi tema yang dipilih oleh DW Exclusive, WOU Batik serta KelasModelling sebagai representasi dari keseluruhan koleksi yang diciptakan begitu indah dalam rona broken white, biru muda, biru navy, cokelat tua, hitam, burgundy, dan warna hijau safir yang disempurnakan oleh berbagai aksesori cantik dari Arnie Mutiara.

Leny Rafael, fashion desainer yang juga menjadi konsultan kreatif di balik semua koleksi DW Exclusive, WOU Batik dan WOU Batik Kids mengatakan tema Sabagya mengartikan usaha yang membawa kesuksesan dan keberkahan seperti doa maupun harapan kami bersama untuk kolaborasi serta koleksi dari setiap brand yang saling berkontribusi untuk peragaan busana di Fashion Nation 2026 ini. 

Koleksi Sabagya ini dipersiapkan kurang lebih sebulan dari mulai berdiskusi menyiapkan konsep kreatif hingga proses pembuatan dan finishing sesuai jadwal agenda peluncuran koleksi," ujar LENY RAFAEL, fashion desainer senior yang juga menjadi konsultan kreatif di balik semua koleksi DW Exclusive, WOU Batik dan WOU Batik Kids. 

Leny Rafael pun menambahkan bahwa kolaborasi kreatif bersama di panggung Fashion Nation 2026 Senayan City ini juga menjadi momen spesial bagi masing-masing brand yang terlibat. Pertama, yaitu menjadi acara peringatan HUT ke-10 dari brand WOU Batik serta peluncuran brand WOU Batik Kids, kemudian kedua yaitu juga momen peluncuran perdana brand DW Exclusive serta tentunya acara istimewa untuk merayakan 25 tahun berkarya Leny Rafael di industri mode Indonesia. 

Sejumlah karya dan ribuan koleksi busana telah dihadirkan oleh Leny Rafael selama 25 tahun hadir meramaikan panggung mode tanah air. Mulai dari mendirikan brand Leny Rafael Signature, Leny Rafael Bride, dan masih banyak brand lainnya. Mengawali karier sebagai perancang busana kebaya dan busana pengantin, Leny Rafael yang merupakan lulusan LPTB Susan Budihardjo pun juga sejak lama fokus mengolah wastra Indonesia menjadi berbagai koleksi pakaian siap pakai maupun busana couture yang disambut baik oleh pelanggan setia dan pencinta mode. 

"Bagi saya wastra Indonesia sangat bernilai, kaya dan beragam serta sarat akan filosofi budaya. Sepertinya tidak akan habis ide untuk mengembangkan koleksi busana dari wastra Indonesia. Dan, saya pun ingin wastra Indonesia bisa dipakai di segala suasana dan tentunya diterima oleh semua kalangan. Seperti hari ini WOU Batik Kids yang meluncurkan koleksi busana batik yang nyaman dan tetap stylish dikenakan khusus anak-anak, yang menurut saya masih belum banyak hadir di Indonesia," ungkap Leny.

Ini pula yang menjadi alasan WOU Batik merilis desain motif batik sendiri yang menjadi ciri khas dari brand yang dibangun oleh Anton sebagai Founder WOU Batik dan Zulkifli sebagai partner brand. 

Khusus mendukung tema The Icon Edit yang diusung oleh Fashion Nation yang ke-20 ini, DW Exclusive menghadirkan koleksi busana dengan permainan motif garis-garis serta polkadot yang dipercantik dengan bordir serta renda dan embellishment payet namun tetap bergaya ready to wear untuk bisa dikenakan di berbagai kesempatan acara. 

"Ada kombinasi batik berserta campuran motif dan ornamen lainnya yang dijamin akan menciptakan satu tampilan koleksi yang unik dan style yang tidak biasa," tutur Leny Rafael yang juga menjadi partner Direktur Kreatif dari brand DW Exclusive. 

Kolaborasi ketiga brand DW Exclusive dengan WOU Batik bersama Kelas Modeling menghadirkan 35 koleksi busana multikreasi bertema Sabagya di panggung Fashion Nation 2026. Foto: Doc. WOU Batik

Ragam Look Batik dengan Menciptakan Gaya Ultra-modern 

Semarak peragaan busana dibuka dengan tarian tradisional yang diikuti dengan penampilan dari 6 model cilik  yang memiliki tagline "Everyone Can Be a Model" yang mengenakan busana rancangan desainer cilik kakak beradik, Syanala dan Arkana dalam tema SASKARA. 

Ragam busana modifikasi batik gaya one pieces, two pieces dan three pieces dari dari WOU Batik Kids muncul dalam potongan dress H-Line, rok tutu dengan aplikasi bunga hingga atasan tanpa lengan dihias renda serta setelan blus berlengan pendek berkerah kelasi dan celana panjang tujuh per delapan berdetail kerut. 

Sekuens kedua peragaan busana menghadirkan busana officewear dalam tema SEKAR yang menghadirkan padanan busana batik dan busana motif garis yang menciptakan kesan ultra modern untuk gaya profesional. Atasan bergaya cropped yang jatuh pas di pinggang dengan lengan model puffed berkerah shanghai dipercantik bros dan bordir bunga tampil apik dengan paduan rok batik bergaya lipit. 

Outer bergaya blazer dan jaket boxy yang sporty dari kombinasi batik serta bahan motif stripes juga muncul dalam koleksi kedua ini. Dilengkapi dengan blus berpotongan kerah besar yang tengah menjadi tren juga ditampilkan dengan sentuhan bordir bunga berbagai warna yang kian menjadi pilihan gaya. 

Sekuens ketiga peragaan busana bertemakan KIRANA menawarkan variasi busana modest wear bagi para hijabers. Model busana dress panjang dan gamis berhias bordir dalam palet broken white dan biru muda membuka sesi fashion show ini. Tak ketinggalan busana model two pieces blus berpotongan loose dan celana model palazzo juga kian melengkapi sekuens ketiga yang berkolaborasi dengan JIMS HONEY CIKUPA. 

ANANTA merupakan sekuens keempat peragaan busana yang mengedepankan pilihan busana luxury elegan dan anggun dalam balutan nuansa hitam, cokelat tua dan cokelat muda. Celana berpotongan palazzo yang lebar dalam ukuran maxi dan midi serta rok panjang  yang bervolume bersiluet A-line mendominasi keseluruhan koleksi. 

ANANTA menghadirkan kesan high-tailoring dan subtle dari modifikasi batik dengan mencampurkan luaran jas oversized serta vest berkerah V-line dengan sentuhan aksen beskap. Aksesori model bros dan kalung bergaya etnik kontemporer dari Arnie Mutiara memperkuat kesan mewah nan elegan dalam koleksi ini. 

Sekuens kelima ditutup dengan tema PRAMESWARI yang menawarkan empat pilihan busana glamor bergaya cocktail dan pesta dalam balutan batik berhias payet yang mewah. Luaran berpotongan pas pinggang dengan rok bersiluet H-Line yang anggun dihias payet dan bordir menjadi suguhan utama dalam koleksi penutup ini. 

Dress dengan embellishment payet bervolume berpotongan A-Line berkerah rendah di bagian dada dikombinasikan dengan selendang batik yang semakin menonjolkan kesan gaya fashion yang modern kontemporer. Tak ketinggalan, busana pesta untuk hijabers dalam koleksi ini yang menghadirkan atasan modifikasi kebaya berhias payet cantik dengan bawahan kain batik berpalet merah marun serta selendang motif warna senada yang menutup sukses peragaan busana ini.

ECKA PRAMITA 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |