Viral Video Adegan Tak Senonoh di Taman Edupark Gemolong Sragen, Camat Akui Kecolongan

2 hours ago 11
Tangkapan layar adegan tak senonoh di taman Edupark Gemolong Sragen viral di media sosial || Huri Yanto

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Beredarnya video tindakan tidak senonoh sepasang remaja di kawasan Taman Edupark Gemolong memicu sorotan publik di Kabupaten Sragen. Camat Gemolong, Nugroho Dwi Wibowo, membenarkan kejadian tersebut dan mengonfirmasi bahwa aksi kurang etis di area publik itu telah berulang lebih dari satu kali.

Nugroho menjelaskan, kendala utama pemantauan di lokasi tak lepas dari pembagian kewenangan pengelolaan aset. Seluruh tata kelola Taman Edupark Gemolong berada di bawah naungan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim) Kabupaten Sragen. Petugas dari dinas terkait umumnya hanya berjaga pada pagi hari di pos depan, sedangkan area belakang taman tergolong luas, rimbun, dan memiliki akses pintu samping yang sulit terkontrol.

“Kita kesulitannya di situ, kewenangan taman kan ada di Dinas Perkim. Area belakang itu rimbun dan luas, sementara fasilitas CCTV juga belum ada, sehingga aktivitas pengunjung di titik-titik tertentu makin sulit dipantau,” ungkap Nugroho pada Selasa (15/9/2026).

​Selain keterbatasan personel dari dinas terkait, area Taman Edupark Gemolong hingga saat ini juga belum dilengkapi dengan fasilitas kamera pengawas (CCTV). Hal ini makin menyulitkan pemantauan terhadap aktivitas pengunjung, terutama di titik-titik rimbun yang berada di area belakang taman.

​Meskipun kewenangan pengelolaan berada di tingkat dinas, pihak Pemerintah Kecamatan Gemolong menegaskan komitmennya untuk ikut serta menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di area publik tersebut. Pihaknya siap membuka pintu kolaborasi antara Dinas Perkim, pihak Kecamatan, dan masyarakat lokal.

​Salah satu potensi kolaborasi yang diusulkan adalah dengan merangkul Paguyuban Masyarakat Gemolong Asri, yang selama ini rutin mengelola kegiatan Car Free Night tiap akhir pekan.

​”Prinsipnya kita siap jika diajak kolaborasi oleh dinas. Paguyuban Masyarakat Gemolong Asri juga siap diterjunkan untuk membantu pengawasan, penambahan personel keamanan, maupun pengaturan parkir,” kata Camat Gemolong.

​Sebagai bentuk tindakan preventif, pihak Kecamatan juga berencana menindaklanjuti dengan tindakan nyata seperti pemasangan spanduk imbauan dan pengetatan pengawasan di lingkungan sekitar.

​”Ke depan, kita siap memfasilitasi dan memasang spanduk imbauan agar pengunjung menghindari tindakan tidak senonoh di area taman. Selain itu, melalui pembinaan di sekolah-sekolah maupun kegiatan kemasyarakatan, kita terus imbau para remaja untuk menjaga kedisiplinan dan nilai-nilai kesopanan,” ujarnya. Huri Yanto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |