Arus Balik, Polisi Terapkan Delay System di Pelabuhan Bakauheni

1 day ago 17

CNN Indonesia

Rabu, 02 Apr 2025 14:30 WIB

Polda Lampung menyiapkan skema delay system untuk mengantisipasi kemacetan di Pelabuhan Bakauheni saat arus balik Lebaran 2025. Ilustrasi. Polda Lampung menyiapkan skema delay system untuk mengantisipasi kemacetan di Pelabuhan Bakauheni saat arus balik Lebaran 2025. (CNN Indonesia/Zai)

Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Lampung menyiapkan skema delay system untuk mengantisipasi kemacetan di Pelabuhan Bakauheni saat arus balik Lebaran 2025.

Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika menyampaikan pihaknya telah siap mengawal para pemudik dalam perjalanan kembali ke daerah asal mereka.

"Dalam menghadapi arus balik, kami telah menyiapkan strategi Delay System. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada volume kendaraan yang ada. Jika kepadatan masih dalam batas wajar, kami akan mengoptimalkan penggunaan kantong parkir di sekitar pelabuhan," kata Helmy dalam keterangannya, Rabu (2/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Helmy menerangkan penerapan delay system pada tahun ini masih mengacu pada sistem yang telah diterapkan sebelumnya yakni dengan kategori indikator tiga tingkat, hijau (green), kuning (yellow), dan merah (red).

"Indikator tersebut telah kami tetapkan sebagai acuan dalam pengaturan lalu lintas. Jika tingkat kepadatan mencapai kategori kuning, yang berarti antrean kendaraan telah mencapai Kilometer (KM) 4, maka Delay System akan diaktifkan," tutur dia.

"Kendaraan akan ditahan sementara di rest area serta kantong parkir atau buffer zone di jalur lintas tengah, timur, dan barat yang menuju Pelabuhan Bakauheni," imbuhnya.

Selain itu, kata Helmy, Polda Lampung dan pihak terkait juga menerapkan mekanisme skrining tiket di beberapa titik, mulai dari rest area Tol Lampung serta jalan lintas dan arteri. Skrining tiket ini bertujuan untuk membantu pemudik yang belum memiliki tiket penyeberangan.

"Skrining tiket telah dilakukan di beberapa rest area, seperti di KM 49 dan KM 20, serta di sejumlah jalan arteri. Proses ini telah dimulai sejak periode arus mudik, sehingga diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang belum memiliki tiket," ucap dia.

Berdasarkan data dari PT ASDP Cabang Bakauheni Lampung Selatan, jumlah pemudik dari Pulau Jawa yang telah memasuki Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Wika tercatat sebanyak 933.804 orang. Data ini dihimpun sejak H-10 hingga hari kedua Lebaran.

Lebih lanjut, Helmy berharap dengan sejumlah strategi itu, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar dan mampu mengurangi potensi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni.

(dis/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |