Bene Dion akan Sutradarai Film Drama Musikal Pulang Kampung

4 hours ago 7

RUMAH produksi Imajinari resmi mengumumkan film layar lebar terbarunya, Pulang Kampung. Film musikal Batak ini akan disutradarai dan ditulis oleh Bene Dion Rajagukguk. Kali ini, Bene akan menjadi sutradara bersama ko-sutradara Kristo Immanuel dan akan kembali bekerjasama dengan musisi, produser, dan komposer Viky Sianipar sebagai Penata Musik.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Film musikal ini adalah juga menggandeng beberapa nama untuk penulisan skenario oleh Bene Dion, serta produser Ernest Prakasa dan Dipa Andika. Pulang Kampung dibintangi oleh Axelo Nababan, Vanessa Zee, dan Judika.

“Saat Bene pitch idenya untuk menggarap sebuah film musikal Batak, kami langsung tertarik. Kami di Imajinari selalu ingin membuat karya-karya original,” kata Ernest saat konferensi pers di Jakarta Selatan pada Jumat, 17 April 2026.

Ernest mengatakan musikal merupakan genre baru buat Imajinari, tapi bukan hal baru di industri film. Apalagi belakangan, kata dia,  apresiasi terhadap karya musikal semakin besar. “Kami melihat ini akan menjadi peluang yang baik bagi kami untuk belajar dan mengeksplorasi”, ucapnya.

Dibintangi Jebolan Indonesian Idol

Setelah melewati proses casting, terpilih dua talenta muda berpotensi yang akan memerankan dua karakter utama film ini, yakni Axelo Nababan yang akan berperan sebagai Daniel dan Vanessa Zee sebagai Uli. Keduanya adalah jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim ke-13. 

Pulang Kampung akan menjadi debut akting layar lebar bagi Axelo Nababan, setelah sebelumnya sempat berperan dalam sinetron, dan debut akting bagi Vanessa Zee. Selain mereka berdua, film ini juga mengumumkan penyanyi Judika yang akan ambil bagian dalam jajaran pemeran.

“Axelo dan Vanessa tak hanya menunjukkan kemampuan yang sangat baik dalam menyanyikan lagu-lagu Batak, tapi juga memiliki bakat dan keinginan kuat untuk mendalami dunia akting,” ujar sutradara Bene.

Menjelang Dimulainya Produksi

Saat ini proses pengerjaan film memasuki tahap persiapan di mana proses reading serta latihan koreografi tari dan rekaman lagu dilakukan. Pulang Kampung akan mulai memasuki tahap produksinya pada 23 April 2026 dan akan berlangsung selama 26 hari yang akan dilakukan di Sumatera Utara, di antaranya sekitar Danau Toba dan Pulau Samosir, serta di Jakarta.

Bene menuturkan tantangan terberatnya mempertahankan fokus untuk mempersiapkan semua elemen dalam jangka waktu yang sangat panjang. Kalau sebelumnya film yang digarapnya dipersiapkan selama 2-3 bulan sebelum syuting, maka film ini membutuhkan waktu 6 bulan.

“Film ini juga punya tim yang tidak ada di film saya yang lain, seperti vocal coach, koreografer tari, dan komposer lagu-lagu yang akan dinyanyikan dalam adegan-adegan musikal film ini,” tuturnya.

Sejumlah lagu tradisional Batak akan diaransemen ulang oleh Viky Sianipar, memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern serta mengubahnya menjadi sebuah sajian karya yang terdengar baru dan segar.

"Film ini menghidupkan kembali lagu-lagu tradisional Batak melalui aransemen baru yang segar. Lebih dari itu, saya melihat film ini sebagai ruang lahirnya aktor-aktor baru dari Batak yang selama ini masih jarang sekali," ujar Viky.

Film ini berkisah tentang karakter Daniel, seorang pemuda Batak kelahiran Jakarta. Ia dipaksa menjadi caleg oleh orang tuanya untuk mewakili tanah kelahiran ayahnya, seorang pengacara sukses. Tapi ketika pulang kampung, ia justru jatuh cinta pada Uli, gadis lokal yang membantunya mempelajari tentang keindahan budaya tanah Batak.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |