CNN Indonesia
Kamis, 27 Mar 2025 23:30 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat sebanyak 158.488 kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui Ruas Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) sejak H-10 hingga H-6 Lebaran Idulfitri 2025/1446 Hijriah.
"Terjadi lonjakan volume kendaraan pada periode ini diakibatkan sudah memasuki periode arus mudik Lebaran," kata GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Desti Anggraeni di Bekasi, Kamis (27/3), melansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya peningkatan volume kendaraan yang melintasi Ruas Jalan Layang MBZ pada periode tersebut tercatat sebesar 21,91 persen dari lalu lintas normal sebanyak 130.004 kendaraan.
Lonjakan arus lalu lintas yang cukup signifikan dari arah Jakarta ini sudah terpantau sejak H-6 atau 25 Maret 2025 yakni sebanyak 37.437 kendaraan atau meningkatn 88,92 persen dibandingkan lalu lintas normal, yaitu 19.816 kendaraan.
PT JJC mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan menjaga jarak aman dalam berkendara, mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.
Untuk mengurai kepadatan saat mudik lebaran kali ini, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas (lalin).
Rencananya, rekayasa lalin ini akan mulai diterapkan pada Kamis (27/3) hari ini.
Ada tiga skema rekayasa lalin yang disiapkan Korlantas Polri di sepanjang ruas Tol Trans Jawa. Yakni, contraflow, one way, serta ganjil genap.
Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran di Tol Trans Jawa (Foto: CNN Indonesia/Agder Maulana)
(dmi/dmi)