Jamaah An-Nadzir Gowa Sulsel Gelar Salat Idulfitri 1446 H Hari Ini

3 days ago 10

8000hoki Data Login situs Slot Gacor Singapore Terpercaya Mudah Lancar Jackpot Banyak

hoki kilat online Top Situs web Slot Gacor Terbaru Gampang Menang Full Non Stop

1000 Hoki Online Agen web Slot Maxwin Japan Terpercaya Pasti Win Terus

5000 Hoki Online List Login web Slot Maxwin Myanmar Terpercaya Gampang Menang Full Online

7000hoki.com List ID situs Slots Maxwin Japan Terbaik Gampang Lancar Scatter Setiap Hari

9000 hoki List Situs situs Slots Gacor Malaysia Terbaik Pasti Scatter Banyak

Data Daftar Slots Gacor Myanmar Terpercaya Gampang Jackpot Full Non Stop

Idagent138 Daftar Id Slot Gacor Terbaik

Luckygaming138 login Akun Slot Game

Adugaming Daftar Id Slot

kiss69 login Id Slot

Agent188 Id Slot Gacor

Moto128 Id Slot Anti Rungkad Terbaik

Betplay138 Daftar Slot Gacor Terpercaya

Letsbet77 Id Slot Game Terpercaya

Portbet88 Daftar Slot Anti Rungkad

Jfgaming Daftar Id Slot Maxwin

MasterGaming138 Akun Slot Anti Rungkat Terpercaya

Adagaming168 Daftar Slot Game

Kingbet189 Daftar Akun Slot Gacor Online

Summer138 login Akun Slot Maxwin

Evorabid77 Daftar Id Slot Anti Rungkad Terpercaya

CNN Indonesia

Minggu, 30 Mar 2025 13:37 WIB

Ratusan jamaah An-Nadzir Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menggelar Salat Idulfitri 1446 Hijiriah setelah menetapkan satu Syawal jatuh pada Minggu, 30 Maret. Jamaah An-Nadzir yang berada di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (CNN Indonesia/Ilham).

Makassar, CNN Indonesia --

Ratusan jamaah An-Nadzir Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menggelar Salat Idulfitri 1446 Hijiriah setelah menetapkan satu Syawal jatuh pada Minggu, 30 Maret.

Jamaah An-Nadzir yang berada di Kelurahan Mawang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, menyakini bahwa hari ini telah masuk bulan Syawal karena terjadi gerhana matahari di Eropa.

"Kita mengamati tiga purnama dan tiga hari terakhir dan dikaitkan dengan fenomena alam," kata Pimpinan Jamaah An-Nadzir, Ustad Samiruddin Pademmui usat salat Idulfitri, Minggu (30/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Samiruddin bahwa pada Ramadan kali ini terdapat dua fenomena alam yang terjadi yakni gerhana bulan dan matahari.

"Pengejaran guru kami bahwa ketika terjadi gerhana bulan, itu suatu tanda bulan purnama sempurna. Kemudian diakhir Ramadan terjadi gerhana matahari, itu pertanda perpisahan bulan," ungkapnya.

Berdasarkan fenomena alam yang diamati, kata Samiruddin Jamaah An-Nadzir menetapkan 1 Syawal jatuh pada Minggu 30 Maret.

"Gerhana matahari yang terjadi pada tadi malam kalau disini. Tapi kalau bagian Eropa itu waktunya pagi. Artinya Ramadan ke Syawal sudah masuk. Sudah beberapa jam masuk Syawal, sehingga kita melaksanakan Salat Idulfitri," jelasnya.

Sementara pemerintah sendiri telah menjatuhkan 1 Syawal 1446 H jatuh pada esok hari, Senin (31/3) setelah digelar rapat isbat berdasarkan hasil pantauan hilal di seluruh wilayah di Indonesia.

(mir/ugo)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |