AKTRIS tuli Kaylee Hottle meninggal setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Frederick County, Maryland, pada Selasa, 21 Juli 2026 dini hari. Pemeran karakter Jia dalam dua sekuel film Godzilla tersebut mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit pada usia 19 tahun akibat cedera parah.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Menurut laporan Deadline, aparat penegak hukum dari Kantor Sheriff Frederick County mengkonfirmasi bahwa insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat di kawasan Ijamsville. Kaylee diketahui berada di dalam mobil jenis sedan Honda Accord sebagai penumpang. Kendaraan yang dikemudikan oleh seorang pemuda berusia 19 tahun itu diduga dipacu dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya hilang kendali, keluar dari bahu jalan, dan menghantam struktur gorong-gorong beton di tepi jalan.
“Kecepatan berlebihan diyakini sebagai faktor penyebab tabrakan,” demikian bunyi pernyataan dari Kantor Sheriff Frederick County pada Selasa, 21 Juli 2026.
Duka Keluarga hingga Sekolah
Dilansir dari The New York Times, kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh ayah kandungnya, Joshua Hottle, melalui unggahan siaran video menggunakan Bahasa Isyarat Amerika (American Sign Language). “Saya akan melakukan penerbangan yang tidak pernah ingin saya lakukan,” tulisnya dan mengatakan bahwa ia sedang dalam perjalanan dari Texas ke Maryland untuk mengambil jenazah putrinya.
Sementara itu, pihak Texas School for the Deaf (TSD) di Austin, tempat Kaylee terdaftar sebagai siswi tingkat akhir, turut membenarkan kabar kepergian muridnya dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh anggota keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menghimbau agar menghormati privasi keluarga korban.
“Hati kami bersamamu untuk keluarga, teman, teman sekelas Kaylee, serta semua orang yang mengenal dan menyayanginya di masa yang sangat sulit ini. Saat ini informasi yang kami miliki sangat terbatas, dan kami memohon semua pihak untuk menghormati privasi keluarga Kaylee serta tidak menyebarkan atau berspekulasi mengenai kronologi kecelakaan tersebut,” tulis pernyataan resmi dari lembaga Texas School for the Deaf, sebagaimana dikutip dari Variety.
Kaylee Hottle lahir pada 1 Mei 2007 di Atlanta, Georgia. Kedua orang tuanya adalah penyandang tulli. Dari pihak ayahnya, ia merupakan generasi keempat dalam keluarga yang memiliki anggota tuli. Karena tumbuh di lingkungan tersebut, Kaylee fasih menggunakan Bahasa Isyarat Amerika (American Sign Language/ASL). Ia juga memiliki darah Korea dari garis keturunan ibunya.
Warisan Karier dan Penghormatan Rekan Hollywood
Kaylee mulai melambung namanya di panggung hiburan internasional setelah memerankan karakter Jia, seorang anak yatim piatu tuli yang memiliki ikatan batin unik dengan raksasa King Kong dalam film Godzilla vs. Kong (2021) dan sekuelnya Godzilla x Kong: The New Empire (2024). Berkat kepiawaian aktingnya di film kedua, ia sempat meraih nominasi Saturn Award untuk kategori Penampilan Terbaik oleh Aktor Muda.
Dikutip dari People, aktris senior pemeran ibu angkatnya di layar lebar, Rebecca Hall, menyampaikan duka cita mendalam melalui akun Instagram pribadinya. Ungkapan duka senada juga mengalir deras dari sesama bintang Hollywood serta jajaran komunitas tuli tempat Kaylee selama ini menjadi figur inspiratif.
"Sangat hancur mendengar kabar ini. Hati saya tertuju untuk keluargamu. Kamu akan selalu dirindukan, Kaylee," tulis Rebecca.
Kaylee pernah mengungkapkan bahwa salah satu tantangan saat syuting Godzilla vs. Kong adalah mengenalkan bahasa isyarat kepada para pemain dan kru yang belum pernah berinteraksi dengan penyandang tuli. Dalam wawancaranya dengan The Daily Moth, ia mengatakan harus mengajarkan cara menggunakan bahasa isyarat sekaligus pentingnya ekspresi wajah saat berkomunikasi. "Itu bagian yang sulit, tetapi ketika mereka memahaminya, semuanya baik-baik saja. Saya tidak benar-benar mengalami kesulitan, mereka sangat kooperatif. Beberapa pekerja juga belajar cara menggunakan bahasa isyarat," kata Kaylee saat itu.
Kepergian Kaylee Hottle menjadi kehilangan besar bagi industri perfilman Hollywood, khususnya dalam membuka jalan representasi bagi para aktor penyandang tunarungu di panggung sinema global.
LAODE MUHAMAD ASHEGAF
















































