Kepoin Alasan Kenapa Tren Lazy Hairscaping untuk Perawatan Rambut Makin Diminati

4 hours ago 16

CANTIKA.COM, Jakarta - Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, tren lazy hairscaping mendorong semakin banyak masyarakat memilih rutinitas perawatan rambut yang praktis dan minim usaha. Di Indonesia, tren ini menjadi semakin relevan karena cuaca panas dan lembap seringkali membuat kulit kepala lebih cepat berminyak sehingga rambut mudah terlihat lepek dan kehilangan volumenya.

Kondisi ini kerap menjadi tantangan sehari-hari, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan tidak selalu memiliki waktu untuk keramas atau menata rambut kembali.

Sejalan dengan proyeksi pertumbuhan pasar dry shampoo global, minat konsumen di Indonesia juga terus meningkat. Data internal Sociolla menunjukkan pencarian produk dry shampoo tumbuh lebih dari 50 persen, sementara kategori haircare mencatat pertumbuhan lebih dari 15 persen YoY, dengan hair treatment sebagai pendorong utama.

Di dalamnya, dry shampoo menjadi salah satu subkategori dengan pertumbuhan tercepat, mencapai lebih dari 35 persen YoY, menunjukkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat akan solusi penyegar
rambut yang praktis untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Temuan internal Woshday juga menunjukkan lebih dari 60 persen responden mengaku sering mengalami kulit kepala berminyak, sementara lebih dari 70 persen menggunakan dry shampoo sebagai solusi cepat untuk mengatasi rambut lepek. Meski demikian, banyak konsumen masih menghadapi berbagai kendala saat menggunakan dry shampoo, mulai dari residu putih yang sulit dibaurkan hingga aplikasi yang kurang presisi.

Menjawab kebutuhan tersebut, Celebrity Hairstylist sekaligus Certified Trichologist Rey Nathanael menghadirkan inovasi terbaru dari Woshday melalui Dry Shampoo Puff, dry shampoo non-aerosol yang dirancang untuk membantu mengatasi rambut lepek dan kulit kepala berminyak secara instan. Produk ini juga dilengkapi dengan puff applicator yang membantu mengaplikasikan formula secara lebih presisi tanpa meninggalkan residu putih, sehingga praktis digunakan kapan pun dibutuhkan.

Seiring berkembangnya kebutuhan konsumen, perawatan rambut kini tidak lagi berhenti pada saat keramas. Banyak orang membutuhkan solusi yang dapat membantu menjaga rambut tetap segar di sela-sela aktivitas, namun masih menghadapi berbagai tantangan saat menggunakan dry shampoo, seperti residu putih atau aplikasi yang kurang presisi.

"Karena itu, kami mengembangkan Woshday Dry Shampoo Puff sebagai inovasi yang nyaman digunakan sekaligus tetap sejalan dengan filosofi Woshday yang mengutamakan kesehatan kulit kepala sebagai fondasi rambut yang sehat," ujar Rey Nathanael, Founder Woshday.

Diformulasikan dengan Willow Bark Extract untuk membantu menyerap minyak berlebih pada pangkal rambut, Woshday Dry Shampoo Puff menghadirkan cara cepat untuk mengembalikan tampilan rambut agar tetap segar dan bervolume di tengah aktivitas yang padat. Mengusung pendekatan skincare-infused haircare, produk ini diperkaya dengan AmitoseTM R, amino acid derivative yang membantu menjaga scalp barrier, serta Allantoin yang dikenal mampu menenangkan dan merawat kulit sensitif.

Kombinasi tersebut membuat Woshday Dry Shampoo Puff tidak hanya membantu mengontrol minyak berlebih, tetapi juga menjaga kenyamanan kulit kepala. Menurut Rey, menjaga kesehatan kulit kepala merupakan langkah penting yang sering kali terlewatkan dalam rutinitas perawatan rambut sehari-hari.

"Banyak orang menganggap rambut lepek hanya sebagai masalah penampilan, padahal kondisi kulit kepala juga menjadi salah satu indikator kesehatan rambut secara keseluruhan. Menjaga kebersihan dan keseimbangan kulit kepala merupakan fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan rambut yang sehat. Karena itu, penggunaan dry shampoo sebaiknya diposisikan sebagai solusi di sela aktivitas, bukan sebagai pengganti keramas," jelas Rey.

Sebagai pelengkap rutinitas haircare, Woshday Dry Shampoo Puff hadir berdampingan dengan Scalp Purifying Shampoo dan Hair Volumizing Conditioner, sehingga konsumen memiliki pilihan perawatan yang lebih menyeluruh untuk membantu menjaga kesehatan kulit kepala sekaligus mempertahankan tampilan rambut yang segar dan bervolume.

Rey juga membagikan tips agar penggunaan dry shampoo memberikan hasil yang optimal. "Gunakan pada area pangkal rambut yang berminyak, tepuk perlahan menggunakan puff applicator, lalu ratakan dengan jari hingga produk menyatu dengan rambut sebelum menata rambut kembali," tambah
Rey.

Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan solusi haircare yang praktis lantaran tren lazy hairscaping, Social Bella juga melihat antusiasme konsumen terhadap kategori haircare terus berkembang.

"Kami melihat konsumen semakin mengutamakan produk yang mampu mengikuti gaya hidup mereka yang aktif. Haircare kini tidak lagi dipandang sebagai rutinitas pelengkap, tetapi telah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari untuk menjaga rasa percaya diri. Kehadiran Woshday Dry Shampoo Puff melengkapi pilihan solusi inovatif yang tersedia di ekosistem omnichannel Sociolla, sekaligus memperkuat komitmen kami dalam mendukung brand lokal yang terus menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan konsumen Indonesia," ujar Chrisanti Indiana, Co-founder & CMO Social Bella.

"Ke depannya, kami akan terus mengembangkan inovasi haircare yang berangkat dari kebutuhan nyata konsumen Indonesia. Melalui pendekatan scalp-first haircare, kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya praktis digunakan, tetapi juga mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala dalam jangka
panjang. Kami percaya, inovasi terbaik adalah inovasi yang mampu menjadi bagian dari keseharian masyarakat dan memberikan manfaat nyata," tutup Rey.

Pilihan Editor: Urutan Perawatan Rambut Hair Care yang Benar untuk Wanita

ECKA PRAMITA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |