Polisi Usut Kasus Arisan Bodong Selebgram, Kerugian Ditaksir Rp1,8 M

3 days ago 15

CNN Indonesia

Rabu, 26 Mar 2025 17:11 WIB

Polisi tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam skema arisan bodong oleh seorang selebgram perempuan berinisial RAW alias AL. Polisi tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam skema arisan bodong oleh seorang selebgram perempuan berinisial RAW alias AL. niekverlaan/Pixabay

Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam skema arisan bodong oleh seorang selebgram perempuan berinisial RAW alias AL.

Laporan tersebut dilayangkan oleh seorang perempuan bernama Lisa Amelia (24) dan teregister dengan nomor LP/B/2085/III/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 24 Maret 2025.

"Pelapor LA beserta enam korban lainnya. Terlapor RAW dkk," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Rabu (26/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merujuk laporan, kasus bermula saat pelapor selaku salah satu korban mengikuti arisan bersama RAW. Dalam arisan itu, peserta diwajibkan melakukan setoran awal dengan nominal bervariasi.

Singkat cerita, arisan tersebut terus berjalan. Namun, pada Oktober 2024, RAW tak lagi memberikan hasil arisan kepada korban.

"Hingga saat ini tidak ada iktikad baik dari terlapor untuk bertanggung jawab. Atas kejadian tersebut korban merasa dirugikan dengan total Rp1.834.150.000," ucap Ade Ary.

Merasa dirugikan, korban lantas melaporkan peristiwa itu ke kepolisian. Korban melapor terkait dugaan pelanggaran Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

Dalam laporan itu, korban turut menyertakan sejumlah barang bukti. Antara lain, print out percakapan WhatsApp hingga bukti transfer.

Lebih lanjut, Ade Ary menyebut saat ini laporan tersebut tengah diselidiki oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Tindak lanjut yang sudah kami lakukan yaitu membuat laporan polisi, membuat tanda bukti laporan, dan rekomendasi ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya," tutur Ade Ary.

(dis/gil)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |