Quotes Drakor Teach You a Lesson, Refleksi Kegagalan Sistem Pendidikan

11 hours ago 29

Bagi pencinta drama Korea bertema sekolah dan aksi, Teach You a Lesson menjadi salah satu serial terbaru yang menarik perhatian. Drama ini mengangkat isu perundungan atau bullying di lingkungan sekolah dengan pendekatan yang berbeda, menghadirkan sosok-sosok yang siap memberikan pelajaran keras kepada para pelaku kekerasan dan penyalahgunaan kekuasaan di dunia pendidikan.

Sekilas, cerita Teach You a Lesson mengingatkan pada kisah superhero modern. Bedanya, tidak ada pahlawan berkekuatan super yang datang menyelamatkan korban. Sebagai gantinya, hadir sebuah lembaga khusus bernama Educational Rights Protection Bureau (ERPB) atau Biro Perlindungan Hak Pendidikan, sebuah badan bentukan pemerintah yang bertugas menangani berbagai kasus pelanggaran di sekolah, mulai dari bullying hingga penyalahgunaan wewenang yang melibatkan siswa, guru, maupun orang tua.

Di garis depan terdapat Na Hwa-jin yang diperankan Kim Moo-yul bersama Choi Gang-seok (Lee Sung-min), Im Han-rim (Jin Ki-joo), dan Bong Geun-dae (Pyo Ji-hoon). Tim ini dikenal memiliki metode yang tidak biasa dalam menyelesaikan masalah. Mereka tidak ragu turun langsung ke lapangan dan menghadapi para pelaku perundungan dengan cara yang tegas demi mengembalikan ketertiban di lingkungan sekolah.

Sinopsis Teach You a Lesson

Diadaptasi dari webtoon populer Get Schooled (Chamgyoyuk) karya Chae Yong-taek dan Han Ga-ram, drama ini berlatar kondisi pendidikan yang tengah menghadapi krisis. Meningkatnya kasus kekerasan di sekolah serta menurunnya kewibawaan guru mendorong pemerintah membentuk badan khusus yang memiliki kewenangan menangani berbagai pelanggaran di lingkungan pendidikan.

Kisah berpusat pada Na Hwa-jin, seorang petugas lapangan ERPB yang ditugaskan menyelesaikan berbagai kasus di sekolah-sekolah bermasalah. Dengan dukungan timnya, ia menghadapi siswa-siswa yang kerap melakukan intimidasi, kelompok perundung yang merasa kebal hukum, hingga pihak sekolah yang memilih menutup mata terhadap berbagai pelanggaran.

Salah satu cerita yang menjadi pemantik konflik adalah kasus seorang siswa korban bullying yang mengalami tekanan berat hingga berujung tragedi. Kehadiran Na Hwa-jin kemudian mengubah situasi tersebut dan memulai serangkaian aksi untuk membongkar budaya kekerasan yang selama ini dibiarkan tumbuh di sekolah.

Tak hanya mengangkat isu perundungan, drama ini juga menyoroti berbagai persoalan lain dalam dunia pendidikan Korea Selatan, seperti penyalahgunaan kekuasaan, tekanan sosial, hingga hubungan rumit antara siswa, guru, dan orang tua. Balutan aksi intens membuat pesan sosial yang diangkat terasa lebih dramatis dan emosional.

Diangkat dari Webtoon Kontroversial

Teach You a Lesson merupakan adaptasi dari webtoon Get Schooled, yang sebelumnya dikenal dengan judul kerja True Lessons. Sejak proses produksinya, serial ini sudah menjadi perbincangan karena materi sumbernya sempat menuai kontroversi terkait cara penggambaran disiplin dan kekerasan di sekolah. Meski demikian, versi drama berupaya menghadirkan isu tersebut melalui pendekatan yang lebih luas dengan fokus pada keadilan dan perlindungan korban.

Berikut sederet quotes drakor yang disutradarai oleh Hong Jong-chan (Juvenile Justice, Her Private Life) dan ditulis oleh Lee Nam-kyu ( Daily Dose of Sunshine).

“Jangan anggap satu menitmu sama dengan satu menit orang lain. Satu menit saat ini nantinya bisa membuat perbedaan puluhan tahun.” 

“Dunia akan hancur kalau orang dewasa takut kepada anak-anak.” 

“Seorang guru wajib membimbing para murid ke arah yang benar.” 

“Mintalah pertolongan. Pertolongan akan datang jika kau meminta tolong.

“Kesalahan dapat diperbaiki. Jika menyerah, itu baru kegagalan.” 

"Uang diperoleh dengan kerja keras. Tak ada cara cepat untuk menjadi kaya.”

Jika kau tak bicara, tak ada yang tahu ketidakadilan ini. Jika kau cuma meringkuk, mereka tak akan tahu apa kesalahan mereka.” 

“Kesempatan itu bukan diberikan, tetapi itu akan datang jika kau menginginkannya."

“Universitas dan kantor bagus memang penting. Namun, membentuk martabat dan kepribadian sebagai manusia lebih penting."

"Jika tidak bisa jadi orang baik, jangan jadi orang jahat.” 

NETFLIX | HINDUSTAN TIMES | ECKA PRAMITA 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |