UI Jadi Tuan Rumah Rakor Humas Protokol, Wamen Fauzan Tegaskan Kolaborasi dan Inovasi

1 hour ago 8

INFO NASIONAL - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek), Fauzan, mengatakan, humas dan protokol perguruan tinggi harus tampil hebat dan bergerak lincah guna menjaga citra kampus dan dalam membangun kepercayaan publik. "Kolaborasi lintas institusi dan inovasi dalam praktik kehumasan serta keprotokolan adalah kunci agar perguruan tinggi di seluruh Indonesia mampu memperkuat reputasi akademik, serta memastikan komunikasi publik pendidikan tinggi berdampak nyata bagi masyarakat luas," kata Fauzan saat membuka 'Rapat Koordinasi (Rakor) Humas dan Protokol Kemdiktisaintek 2026' di Balai Purnomo Prawiro, Universitas Indonesia (UI), pada Rabu, 3 Juni 2026.

Fauzan yang juga seorang guru besar di bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Indonesia, menegaskan, humas dan protokol kampus harus menampilkan sikap dan pelayanan unggul kepada publik, serta tidak membiarkan kemajuan teknologi dan arus digitalisasi menggerus nilai kemanusiaan. "Forum Rakor ini menjadi wadah penguatan humas dan protokol untuk membawa misi Diktisaintek yang berdampak nyata. Pengejawantahan misi itu oleh humas dan protokol salah satunya adalah dengan mengedepankan sikap memanusiakan manusia, tidak gampang tersulut amarah dalam memberikan pelayanan kepada publik," ujarnya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut dia, nilai kemanusiaan dalam bakti sehari-hari tak boleh digerus oleh kemajuan teknologi dan derasnya arus digitalisasi. "Saya pun menyadari, bahwa tugas kehumasan dan keprotokolan ini bukanlah tugas yang mudah, karena menjadi front office, etalase terdepan dari institusi kampus yang senantiasa menuntut excellent work."

Adapun, Plh. Rektor UI, Ahmad Gamal mengatakan, peran esensial humas dan protokol dalam tata kelola institusi universitas. Menurut dia, lanskap komunikasi publik kini berubah sangat cepat.

"Derasnya arus informasi digital dan tuntutan transparansi menempatkan humas dan protokol sebagai bagian penting tata kelola institusi. Peran ini bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan menjaga kepercayaan publik, merawat reputasi, dan memastikan kebijakan pendidikan tinggi dapat dipahami masyarakat secara tepat,” ujarnya.

Dia pun mengapresiasi penunjukan UI sebagai tuan rumah forum strategis ini, serta berharap agenda rapat koordinasi ini dapat meningkatkan kapabilitas kehumasan dan keprotokolan di seluruh kampus yang hadir. “Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi UI dipercaya menjadi tuan rumah forum strategis ini," kata dia.

Ahmad mengatakan, pihaknya memaknainya sebagai bentuk gotong royong untuk saling belajar dan saling menguatkan antarperguruan tinggi. "Dalam situasi normal maupun krisis, kualitas komunikasi dan keprotokolan menjadi penentu bagaimana publik menilai lembaga, sehingga ruang koordinasi seperti Rakor ini menjadi kebutuhan strategis untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan mutu praktik kehumasan serta keprotokolan di seluruh PTN dan LLDikti."

Pelaksanaan Rakor Humas dan Protokol Kemdiktisaintek 2026 berangkat dari kebutuhan untuk memperkuat peran komunikasi publik dan tata kelola keprotokolan di lingkungan pendidikan tinggi. Forum ini bertujuan menjadi wadah strategis untuk berbagi praktik baik, menyamakan persepsi, meningkatkan kompetensi, serta menyelaraskan arah kebijakan komunikasi publik di PTN dan LLDikti di seluruh wilayah.

Rangkaian acara Rakor berlangsung dengan menghadirkan pemaparan dari berbagai pejabat Kemdiktisaintek dan narasumber lintas institusi. Tema pemaparan seperti pengelolaan komunikasi publik untuk kebijakan pendidikan tinggi inklusif dan berdampak; pentingnya komunikasi dalam diseminasi dan pemanfaatan hasil riset; penguatan sains dan teknologi nasional melalui strategi komunikasi; serta peran humas dalam pengawasan internal sebagai pilar kepercayaan dan integritas institusi, diharapkan memperkaya wawasan audiens yang hadir dalam forum strategis ini.

Sesi diskusi panel turut menampilkan narasumber dari lintas institusi yang kompeten dalam mengatur strategi navigasi, pengelolaan, dan penanganan krisis secara empatik guna secara cepat menyelamatkan reputasi dan marwah institusi kampus. Perihal inovasi di bidang keprotokolan turut dipaparkan dalam sesi ini.

Rakor Humas dan Protokol Kemdiktisaintek 2026 ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dari lintas institusi, antara lain Kepala Badan Kewirausahaan dan Hubungan Antar Lembaga UI, Nia Ayu Ismaniati ); Plt. Sesjen Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco; Dirjen Dikti, Khairul Munadi; Ditjen Riset dan Pengembangan, Yos Sunitiyoso; Plt. Inspektorat Jenderal Dikti, Nur Syarifah; Sekretaris Ditjen Saintek, Samsuri; dan Kepala Bidang Pengelolaan Asesmen Pendidikan Tinggi, Anton Rahmadi.

Hadir pula Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yoesgiantoro; Tenaga Ahli Bakom Pemerintah RI, Dian Agustine Nuriman; Pranata Humas Ahli Muda BPMI, Catur Hermawan Teguh; Kepala Bagian Protokol dan TU Pimpinan Kementerian PPPA, K. Akbar MK; Direktur PT Kurasi Media Nusantara, Karina Mancanagara; Kepala Biro Umum, Humas, dan PBJ Kemdiktisaintek, Manifes Zubayr; Kepala Bagian Humas dan Protokol Kemdiktisaintek, Doddy Zulkifli; serta narasumber ahli dari kampus yakni Erwin Agustian Panigoro (Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI), N. Nurlaela Arief (Direktur Komunikasi dan Humas ITB), dan Alfian Helmi (Direktur Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University).

Dengan terselenggaranya Rakor Humas dan Protokol Kemdiktisaintek 2026, UI menegaskan perannya sebagai tuan rumah forum strategis nasional yang memperkuat sinergi, meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring kolaborasi, dan menyelaraskan arah komunikasi publik pendidikan tinggi Indonesia. (*)

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |