Aksi Massa Masih Membara di Sejumlah Kota, Jakarta-Surabaya-Makassar

7 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Aksi massa yang berawal dari unjuk rasa memprotes dan menuntut keadilan atas kematian pengemudi ojek online (Ojol) Affan Kurniawan usai dilindas kendaraan taktis Brimob dalam demo 28 Agustus masih membara di sejumlah kota pada Jumat (28/8) malam ini.

Saat berita ini ditulis pukul 21.35 WIB, aksi massa yang membara beberapa di antaranya terpantau masih terjadi di pusat kota Jakarta, Surabaya, hingga Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan pantauan dari dalam Mapolda Metro Jaya, massa masih berkumpul di semua pintu atau gerbang markas polisi DKI Jakarta malam ini. Bukan hanya itu, Lift Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan Halte Transjakarta di depan Mapolda Metro Jaya terlihat dibakar pula.

Sementara itu di depan kompleks parlemen yang berjarak tak jauh dari Mapolda Metro Jaya, massa terlihat masih berkumpul.

Dari dalam kompleks MPR/DPR itu terlihat pintu tol pejompongan yang berada di seberangnya terbakar. Insiden terbakarnya pintu tol depan kompleks parlemen itu terjadi kitar pukul 21.10 WIB.

Api dan asap hitam membuang tinggi di tengah lautan massa aksi yang masih bertahan sejak pukul 14.00 WIB.

Sementara itu lewat pengeras suara, komandan aparat kepolisian bebrapa kali mengimbau massa bubar, namun diabaikan. Meski begitu, tak ada tindakan berarti yang dilakukan aparat kepolisian.

Sejak siang hingga sore sebelumnya, aparat kepolisian hanya berjaga di balik pintu gerbang DPR. Mereka cenderung pasif terhadap amarah massa aksi lewat lemparan botol, batu, petasan, hingga molotov.

Belum diketahui sampai kapan massa aksi akan bertahan di lokasi. Salah satu massa aksi mengaku hanya menunggu.

Situasi Kota Surabaya, Jumat (29/8) malam masih mencekam. Sejumlah jalan di pusat kota ditutup akibat bentrokan massa aksi solidaritas Affan Kurniawan dengan aparat kepolisian.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, setidaknya jalan yang ditutup yakni Jalan Basuki Rahmat, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Yos Sudarso, Jalan Pemuda, dan Jalan Panglima Sudirman.

Massa aksi memblokade sejumlah jalan dengan membakar water barrier di tengah lajur. Api bahkan berkobar di depan pintu akses parkir Mal Tunjungan Plaza (TP).

Massa aksi yang terpantau masih bertahan di sekitar Jalan Basuki Rahmat juga membakar water barrier tepat di depan Mapolsek Tegalsari.

Sementara di Makassar, Kantor DPRD Sulawesi Selatan dikepung sejumlah massa yang melakukan aksi unjuk rasa kematian pengemudi ojek online, Affan Kurniawan setelah dilindas mobil baracuda milik Brimob.

Dari pantauan CNNIndonesia.com, massa berusaha menerobos masuk ke dalam kantor DPRD di Jalan Urip Sumoharjo dan melempar batu ke dalam kantor DPRD. Meski kondisi dalam keadaan gelap.

Kemudian personel Jatanras Polrestabes Makassar yang tiba dari arah jembatan Flyover langsung dilempari oleh massa aksi melakukan pengrusakan di kantor DPRD Sulsel.

Tak hanya itu, kantor DPRD Makassar juga menjadi sasaran pelemparan dan membakar sejumlah sepeda motor oleh massa yang sebelumnya berkumpul di depan kampus UNM. Massa juga membakar sebuah pos polisi yang berada di pertigaan Jalan AP Pettarani-Sultan Alauddin.

Sementara itu, di lokasi yang dirusak massa hingga pukul 20.59 WITA, pihak kepolisian telah mengamankan tiga orang pengunjuk rasa.

Mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa tersebut sejak pukul 14.30 WITA, dari pantauan CNNIndonesia.com, mahasiswa menutup jalan di depan kampus UMI Jalan Urip Sumoharjo, kemudian di depan Unhas Jalan Perintis Kemerdekaan dan depan UNM Jalan AP Pettarani dan pertigaan Jalan AP Pettarani-Sultan Alauddin. Namun, tidak ada petugas kepolisian yang berseragam yang melakukan pengawalan atas unjuk rasa tersebut.

Mahasiswa di depan kampus UMI memblokade jalan dengan membakar ban bekas dan menahan sebuah mobil pengangkut sampah, kemudian menyuruh sopir untuk membuang sampah di sepanjang jalan depan kampus tersebut

Mahasiswa di depan UNM membakar ban bekas dan menyandera truk kontainer sambil berorasi secara bergantian menuntut dan mengecam tindakan represif pihak kepolisian pada demo 28 Agustus yang menewaskan Affan Kurniawan setelah dilindas mobil baracuda.

Unjuk rasa hari ini terjadi setelah pengemudi ojek online (Ojol) Affan Kurniawan tewas dilindas kendaraan taktis Brimob pada Kamis malam saat demo.

Dalam beberapa hari terakhir, warga dari berbagai elemen berdemo di sekitar gedung DPR/MPR. Massa aksi mengkritik keras kebijakan DPR belakangan, salah satunya tunjangan rumah bagi anggota parlemen.

(tim/kid)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |