Arda Güler Sindir Dominik Szoboszlai di Instagram Setelah Turki Permalukan Hungaria

2 days ago 13

Mediaolahraga, Bintang Real Madrid, Arda Guler, memberikan respons pedas terhadap Dominik Szoboszlai setelah perseteruan mereka di ajang Nations League. Guler menyebut gelandang Liverpool itu sebagai ‘sebuah lelucon’ setelah Turki meraih promosi ke Liga A dengan kemenangan agregat meyakinkan 6-1 atas Hungaria. Sebaliknya, Szoboszlai dan timnya harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Liga B.

Gestur Kontroversial di Budapest

Dalam pertandingan di Budapest yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Turki, Guler mencetak gol kedua dan merayakannya dengan gestur shush yang ditujukan langsung kepada Szoboszlai. Aksi ini menjadi sorotan dan memicu reaksi dari bintang Liverpool tersebut.

Tidak tinggal diam, Szoboszlai membalas sindiran tersebut melalui media sosial. Dalam sebuah komentar Instagram di bawah unggahan yang menunjukkan dirinya terdiam karena gestur Guler, Szoboszlai menulis ‘1088’, yang merujuk pada jumlah menit bermain Guler untuk Real Madrid musim ini, sebuah sindiran terhadap minimnya kesempatan bermain sang gelandang muda di klub raksasa Spanyol tersebut.

Balasan Pedas Arda Guler

Tak mau kalah, Guler yang kini berusia 20 tahun, membalas sindiran tersebut dengan unggahan di Instagram Story-nya. Ia mengunggah gambar yang sama dengan caption nyinyir, “Orang ini adalah lelucon. Bukankah 6 gol sudah cukup untuk membuatmu diam?”

Sebagai tambahan, seperti dilaporkan oleh Liverpool Echo, Guler juga mengedit grafik papan skor pada fotonya. Ia menampilkan hasil akhir pertandingan 3-0 dan menyoroti golnya sendiri sambil secara sarkastis menambahkan ‘Szoboszlai, 1 komentar Instagram’ sebagai skor Hungaria, sebuah sindiran langsung terhadap aksi online pemain Liverpool tersebut.

Beda di Timnas, Beda di Klub

Jika melihat performa klub musim ini, kedua pemain berada dalam situasi yang sangat berbeda. Szoboszlai tampil impresif bersama Liverpool, yang saat ini memimpin klasemen Liga Inggris. Ia telah mencetak tujuh gol dan menorehkan enam assist dalam 40 pertandingan di semua kompetisi.

Sementara itu, Guler yang baru bergabung dengan Real Madrid musim panas lalu, masih berjuang mendapatkan tempat utama. Ia baru mencetak tiga gol dalam 30 penampilan, dengan hanya 10 di antaranya sebagai starter. Banyak dari penampilannya terjadi sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir pertandingan.

Meski begitu, perseteruan ini membuktikan bahwa Guler tidak gentar melawan lawan yang lebih berpengalaman. Apakah ini hanya perang kata-kata sesaat atau awal dari rivalitas panjang antara keduanya? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya!

Post Views: 1

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |