TEMPO.CO, Jakarta - Carmen, salah satu anggota girl group Hearts2Hearts besutan SM Entertainment, baru-baru ini menarik perhatian netizen. Dalam perjalanannya menuju Jepang untuk menghadiri acara The Performance di Asahi TV pada 30 Maret lalu, ia tertangkap kamera tengah membawa paspor Indonesia.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Bukan penampilannya yang menjadi sorotan utama, melainkan paspor hijau yang ia tenteng. Banyak netizen langsung mengomentari status paspor Indonesia yang dikenal memiliki akses terbatas ke berbagai negara.
Peringkat Paspor Indonesia di Kancah Global
Menurut data terbaru dari Henley Passport Index 2025, paspor Indonesia menempati peringkat ke-66 di dunia, dengan akses bebas visa ke-76 negara. Dibandingkan dengan paspor negara lain di kawasan Asia Tenggara, peringkat ini tergolong rendah. Negara tetangga seperi Singapura, misalnya, berada di posisi pertama dengan akses ke-195 negara tanpa visa, sementara Malaysia berada di peringkat ke-12 dengan 183 negara.
Keterbatasan ini membuat pemegang paspor Indonesia harus lebih sering mengurus visa sebelum bepergian ke berbagai negara. Kebijakan ini berbanding terbalik dengan para idola K-Pop dari negara lain, seperti Korea Selatan atau Jepang, yang paspornya lebih kuat dan memberikan kemudahan mobilitas internasional.
Reaksi Netizen: Paspor Carmen dan Jadwal Idol yang Padat
Tak butuh waktu lama, media sosial pun ramai dengan komentar bernada canda, sekaligus keluhan soal sulitnya perjalanan dengan paspor Indonesia. Sejumlah netizen bahkan menyoroti bagaimana akses terbatas paspor Indonesia dapat berdampak pada jadwal ketat seorang idol yang harus sering bepergian ke luar negeri.
"Paspor selemah itu berkelahi dengan jadwal idol yang harus keliling dunia," tulis akun @m*cra**nje*n di platform X. Komentar lain juga menyinggung rumitnya proses pengurusan visa bagi pemegang paspor Indonesia. "Staff be like: men men minta rekening koran 3 bulan dicap dan rekomendasi bank yak, men fotokopi akta lahir, men fotokopi KTP," tulis @a**a_p**6.
Netizen lain pun mengingatkan bahwa perbedaan kekuatan paspor ini bisa berdampak pada jadwal tur dunia atau aktivitas internasional Carmen. "Jangan lupa nanti manajernya kalau bikin skedul ke luar negeri spare waktu 30 menitan lebih, jaga-jaga Carmen ditahan agak lama di imigrasi," ungkap @h**yth*u. Ada pula komentar bernada serupa, “Mau apply visa jenis ape diurusin siape juga ga akan mengubah fakta bahwa ranking paspor Carmen 61 tingkat di bawah Stella, 66 tingkat di bawah anak H2H lainnya,” tulis @h**klia*th*s.
Tak sedikit pula yang membandingkan dengan idola lain yang pernah mengalami kendala serupa, di antaranya idola SM Entertainment asal Cina, Ningning aespa. "Tapi kalau idol kayaknya nggak semudah itu juga, soalnya pernah lihat Ningning yang dari SM itu pemeriksaan paspornya paling lama dan ribet kalau di bandara," kata @st*rto**nem*ty.
Bahkan, ada yang berspekulasi bahwa dalam jadwal internasional tertentu, Carmen bisa saja tertinggal. “Kan ga lucu Carmen ada schedule di China or AS tapi karena paspornya lemah. Ntar ada announce ‘Carmen can’t participate on China Fansign cause Paspor trouble.’ LMAOO,” tulis @***tori*f.
Faktor yang Mempengaruhi Kelemahan Paspor Indonesia
Beberapa faktor utama menjadi penyebab paspor Indonesia memiliki akses terbatas di tingkat global. Di antaranya seperti; pendapatan nasional yang terbatas, populasi besar dan isu migrasi, hingga hubungan diplomatik yang terbatas. Kelemahan paspor Indonesia ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi idol asal Indonesia seperti Carmen.
Berbeda dengan rekan-rekannya yang berasal dari negara dengan paspor lebih kuat, Carmen harus menghadapi proses birokrasi tambahan untuk mengurus visa setiap kali bepergian ke negara yang tidak memiliki kebijakan bebas visa bagi Indonesia. Kendati demikian, statusnya sebagai pesohor bisa saja meringankan proses perjalanan, mengingat agensi biasanya memiliki tim khusus untuk menangani visa artis-artisnya.