Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sragen, Hargiyanto saat ditemui awak media pada Kamis (3/9/2026) Huri YantoSRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen di bawah kepemimpinan Bupati Sigit Pamungkas berkomitmen menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat lewat kenaikan pajak. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah mengoptimalkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Sebagai wujud penataan BUMD, Pemkab Sragen resmi mengumumkan dua nama direktur definitif terpilih hasil uji kelayakan dan kepatutan (UKK), psikotes, hingga tahap wawancara langsung dengan Bupati. Sri Wanto ditunjuk memimpin Perumda Bengkel Terpadu, sementara Suwarsono resmi menjabat sebagai Direktur Perumda Percetakan dan Penerbitan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sragen, dr. Hargiyanto, M.Kes, mengungkapkan bahwa pimpinan baru ini memikul misi khusus untuk membawa terobosan nyata di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas.
”Untuk target ya otomatis, apalagi sekarang dengan fiskal kita yang rendah, itu kan bagaimana kita mencari tambahan PAD tanpa membebani masyarakat. Dalam arti mungkin tidak menaikkan pajak. Salah satunya berarti kita mencari pendapatan lain-lain dari BUMD agar sehat dan devidennya meningkat,” kata Hargiyanto pada Kamis (3/9/2016).
Menurut Hargiyanto, kedua pejabat baru ini menggantikan posisi Pelaksana Tugas (Plt) sebelumnya dengan misi khusus mengerek performa perusahaan. Perumda Bengkel Terpadu, misalnya, dituntut untuk menghidupkan kembali unit usahanya secara optimal. Sementara Perumda Percetakan dan Penerbitan didorong agar tidak monoton dan mampu beradaptasi dengan era digitalisasi, mengingat tren kebutuhan cetak konvensional seperti undangan kini banyak beralih ke ranah digital.
Meski dua direktur telah diumumkan, proses penataan pejabat BUMD di Sragen masih berlanjut. Pemkab menargetkan sisa posisi strategis lainnya dapat diselesaikan dalam tahun ini.
”Secepat-cepatnya. Mudah-mudahan tahun ini selesai karena ada tahapan-tahapan ke OJK dan Kemendagri,” jelas Hargiyanto.
Adapun sisa posisi yang masih dalam proses pengisian meliputi Direktur Teknik (Dirtek) dan Direktur Umum (Dirum) Perumda Air Minum (PDAM). Serta Dewan Pengawas Independen PDAM.
Kemudian Komisaris Utama dan Komisaris Independen untuk BUMD perbankan syariah yang saat ini masih menunggu uji kepatutan dan kelayakan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Huri Yanto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.


















































