Kanker Tiroid: Apa yang Perlu Diketahui Tentang Penyakit yang Dapat Diobati Ini?

3 months ago 61

Kanker tiroid adalah salah satu jenis kanker yang paling dapat diobati, dan banyak orang yang didiagnosis memiliki peluang pemulihan yang sangat baik.

Sebagian besar kasus ditemukan sejak dini, ketika kanker masih kecil dan tumbuh perlahan.

Perubahan terbaru dalam cara dokter menangani kanker tiroid —terutama jenis berisiko rendah— membantu pasien menghindari operasi yang tidak perlu dan merasa lebih percaya diri dengan perawatan mereka.

Tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu di bagian depan leher Anda. Kelenjar ini membantu mengontrol metabolisme tubuh Anda, yang merupakan cara tubuh Anda menggunakan energi.

Kanker tiroid terjadi ketika sel-sel di kelenjar ini mulai tumbuh di luar kendali.

Sering kali, kanker tiroid ditemukan sebagai benjolan di leher saat pemeriksaan atau pada pemindaian yang dilakukan untuk alasan lain. Benjolan ini biasanya tidak terasa sakit.

Ada berbagai jenis kanker tiroid. Yang paling umum disebut kanker tiroid terdiferensiasi, atau DTC. Ini termasuk kanker papiler, folikular, dan onkositik. Pertumbuhannya lambat dan biasanya mudah diobati.

Faktanya, sekitar 90% kasus kanker tiroid adalah DTC. Jenis yang kurang umum—seperti kanker tiroid anaplastik, kanker tiroid berdiferensiasi buruk, atau kanker tiroid meduler—lebih serius dan tumbuh lebih cepat. Jenis langka ini memerlukan perawatan khusus.

Kanker tiroid papiler mencakup sekitar 84% kasus. Kanker ini bermula di sel tiroid yang memproduksi hormon.

Kanker folikular dan onkositik lebih jarang terjadi tetapi bisa sedikit lebih agresif. Kanker meduler dan anaplastik jarang terjadi dan lebih sulit diobati.

Kebanyakan penderita DTC hidup lama setelah diagnosis, terutama jika kanker ditemukan sejak dini. Bahkan jika kanker telah menyebar, banyak orang masih dapat hidup bertahun-tahun dengan pengobatan yang tepat.

Tidak ada tes skrining rutin untuk kanker tiroid, dan banyak orang tidak merasakan gejala apa pun.

Namun, ketika gejala muncul, gejalanya mungkin berupa benjolan tanpa rasa sakit di leher, kesulitan menelan, suara serak, atau pembengkakan kelenjar getah bening.

Nyeri atau perubahan suara yang tiba-tiba mungkin mengindikasikan kanker yang tumbuh lebih cepat, tetapi tanda-tanda ini jarang terjadi.

Dokter tidak selalu tahu penyebab kanker tiroid. Beberapa faktor risiko antara lain riwayat radiasi di kepala atau leher, riwayat keluarga kanker tiroid, atau kondisi genetik tertentu yang diwariskan.

Kanker tiroid lebih umum terjadi pada wanita dan biasanya muncul di usia paruh baya, meskipun dapat menyerang siapa saja.

Perawatan bergantung pada jenis, ukuran, dan stadium kanker. Banyak pasien berisiko rendah dapat menjalani pengangkatan sebagian tiroid saja (disebut lobektomi).

Pedoman terbaru dari American Thyroid Association merekomendasikan perawatan yang kurang agresif untuk kasus berisiko rendah.

Dokter sekarang lebih memilih lobektomi daripada mengangkat seluruh tiroid kecuali diperlukan.

Mereka juga hanya menyediakan terapi yodium radioaktif (RAI) untuk kasus berisiko tinggi.

Beberapa kanker yang sangat kecil tanpa gejala yang mengkhawatirkan bahkan dapat dipantau alih-alih langsung diangkat. Ini disebut pengawasan aktif.

Pilihan terbaru yang sedang dikaji adalah ablasi frekuensi radio (RFA), di mana sebuah probe kecil memanaskan dan mengecilkan nodul menggunakan gelombang suara, tanpa operasi.

Untuk penderita kanker tiroid stadium lanjut, pengobatan dapat mencakup pengangkatan tiroid total, RAI, dan terkadang radiasi eksternal atau kemoterapi. Ketika pengobatan standar tidak berhasil, tersedia terapi yang lebih baru.

Terapi target menggunakan obat yang hanya menyerang sel kanker. Imunoterapi meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker secara lebih efektif.

Pengujian molekuler membantu dokter memilih pengobatan yang tepat dengan menganalisis karakteristik unik kanker.

Tim ahli—ahli endokrinologi, ahli bedah, ahli onkologi, ahli radiologi, dan lainnya—bekerja sama untuk menentukan rencana pengobatan terbaik. Mereka membantu pasien membuat keputusan yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan dan nilai-nilai pribadi mereka.

Singkatnya, kanker tiroid seringkali tumbuh lambat dan dapat disembuhkan, terutama jika ditemukan sejak dini.

Pedoman baru mendorong pengobatan yang lebih lembut untuk kasus-kasus berisiko rendah, sehingga menghindari operasi yang tidak perlu.

Untuk kanker stadium lanjut, terapi modern seperti pengobatan target dan pengobatan imun menawarkan harapan.

Penting bagi pasien untuk berbicara dengan tim yang ahli untuk menemukan perawatan yang paling tepat bagi mereka.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |