CNN Indonesia
Sabtu, 30 Agu 2025 19:10 WIB

kupang, CNN Indonesia --
Puluhan mahasiswa Kota Kupang menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolda NTT, Jalan Soeharto, Kota Kupang Sabtu (30/8). Mereka memprotes peristiwa brutal aparat kepolisian yang melindas seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan hingga tewas.
Berdasarkan pantauan CNN Indonesia.com aksi massa mulai berlangsung pada pukul 17.30 wita di depan Mapolda NTT. Saat tiba mereka langsung menggelar orasi yang dilakukan koordinator aksi.
Massa aksi juga membawa poster bertuliskan "bubarkan DPR", "tolak kehadiran TNI di ranah sipil", "Polisi Pembunuh" dan tulisan-tulisan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam orasinya koordinator aksi, Edward menuntut agar Polri transparan dalam proses hukum terhadap anggota Polri yang melindas Affan Kurniawan.
Edward juga mendesak polisi sebagai alat negara tidak melakukan tindakan represif dalam melakukan pengamanan setiap aksi demonstrasi.
"Polisi jangan jadi pembunuh masyarakatnya sendiri," kata Edward yang disambung oleh massa aksi dengan meneriakkan,"Polisi pembunuh, polisi pembunuh,".
Massa aksi juga menuduh Prabowo-Gibran sebagai pemimpin yang tidak berpihak terhadap rakyat kecil
Usai berorasi, massa aksi lalu melakukan bakar lilin dan membakar ban di gerbang masuk Polda NTT. Aksi tersebut masih berlangsung aman karena aparat kepolisian hanya berada dalam pagar.
Hingga berita ini ditulis aksi massa masih berlangsung dengan tertib. Dan arus lalu lintas di depan Mapolda NTT juga tetap berjalan normal.
(eli/agt)