Pemilik Sedang Salat Jumat Kandang Dilalap Api! Detik-Detik Kebakaran di Sumberejo Jatisrono

5 hours ago 9
KebakaranPemadaman kebakaran di Sumberejo Kecamatan Jatisrono Wonogiri. Dok. Damkar Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana di Dusun Jelok RT 4 RW 2, Desa Sumberejo, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, mendadak berubah menjadi panik pada Jumat (26/6/2026) siang. Saat sebagian warga tengah menunaikan Salat Jumat, kobaran api tiba-tiba melalap kandang sapi dan kambing milik Larto.

Beruntung, respons cepat warga bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri berhasil mencegah musibah yang lebih besar. Sebanyak empat ekor sapi dan delapan ekor kambing berhasil diselamatkan dari kepungan api sehingga tidak ada korban hewan dalam peristiwa tersebut.

Koordinator Lapangan Damkar Wonogiri, Sriyanto Kembo, mewakili Kepala Bidang Damkar Wonogiri Joko Prayitno serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Wonogiri Joko Susilo menjelaskan bahwa petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

“Kebakaran diakibatkan karena bludukan atau bediang yang masih menyala,” jelas Sriyanto Kembo berdasarkan laporan petugas di lapangan.

Menurut kronologi, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Saat itu pemilik kandang sedang melaksanakan Salat Jumat. Ketika pulang ke rumah, api sudah membesar dan melalap bagian kandang.

Melihat kobaran api semakin membesar, seorang warga bernama Mujiyanti segera menghubungi Damkar Wonogiri. Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran bersama delapan personel langsung diberangkatkan menuju lokasi di bawah komando Setyo Pamungkas.

Sebelum petugas tiba, warga sekitar bergotong royong berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Upaya tersebut mampu memperlambat penyebaran api meski kobaran belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Tim Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 12.50 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 40 menit. Setelah dipastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ditemukan titik api yang masih aktif, seluruh personel kembali ke Markas Komando pada pukul 13.30 WIB.

Meski kandang mengalami kebakaran, keberhasilan penyelamatan seluruh ternak menjadi kabar melegakan. Empat ekor sapi dan delapan ekor kambing berhasil dievakuasi sehingga tidak ada korban hewan dalam insiden tersebut.

Kegiatan pemadaman dilaksanakan sesuai tugas dan fungsi Damkar sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.

Dalam operasi tersebut, delapan personel Damkar diterjunkan, yakni Setyo Pamungkas, Rudi Hartanto, Gunawan E.C., Juni Hariyadi, Sidik Hudi A., Supriyanto, Nanda Ari P., dan Rio Adi P.

Damkar mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan bludukan atau bediang, terutama ketika bara api masih menyala. Bara kecil yang tampak sepele dapat berubah menjadi kobaran besar apabila mengenai material yang mudah terbakar, terlebih saat rumah atau kandang ditinggal dalam keadaan kosong. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |