Mahasiswa Cyber University Bangun API Gateway di Bursa Berjangka Jakarta, Bukti Penerapan CLP 3+1

7 hours ago 16

Ignatius Lucky, mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi (STI) Cyber University.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Ignatius Lucky, mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi (STI) Cyber University (Universitas Siber Indonesia) angkatan 2023, dipercaya mengembangkan API Gateway strategis di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). 

Proyek berskala industri ini ia garap melalui program magang Company Learning Program (CLP) 3+1. Mahasiswa Cyber University kuliah 3 tahun dan 1 tahunnya magang.

Lucky yang ditempatkan di divisi IT Development dipercaya menangani sistem dengan tingkat keandalan dan keamanan tinggi. Ia merancang teknologi komunikasi FIX Protocol menggunakan framework .NET 10. 

Sistem ini sangat krusial karena menjadi standar komunikasi elektronik untuk transaksi perdagangan global secara real-time.

"Magang di Bursa Berjangka Jakarta memberikan saya perspektif sangat luas. Saya tidak sekadar menulis kode, juga belajar langsung bagaimana membangun sistem andal untuk memproses lalu lintas data perdagangan," kata Lucky dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Ia menambahkan, teori dari bangku kuliah menjadi fondasi kuat yang membantunya memecahkan masalah teknis di lapangan. Pengalaman ini membentuknya menjadi profesional yang siap menghadapi ekosistem industri yang dinamis.

Sementara itu, Ketua Prodi STI Cyber University, Neneng Rachmalia Feta, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Lucky di dunia industri nyata.

"Keberhasilan Lucky membuktikan kurikulum kami sangat relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Melalui program CLP 3+1, kami terus berkomitmen dalam melahirkan lulusan yang kompeten dan adaptif," kata Feta.

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan visi Cyber University sebagai kampus yang fokus dalam Shaping Digital Future Leader. Program magang ini dirancang khusus untuk menjembatani mahasiswa dengan perusahaan mitra agar siap pakai di industri digital yang kompetitif.

"Pengalaman berharga Lucky di BBJ diharapkan menjadi modal kuat bagi masa depan karier Lucky. Kolaborasi erat antara dunia akademis dan industri ini bisa terus melahirkan inovator teknologi yang tangguh dan siap menjawab tantangan zaman," tutup Feta.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |