Pemkab Badung Matangkan Sistem Presensi Wajah ASN, Mulai Berlaku 2027

8 hours ago 18

REPUBLIKA.CO.ID, MANGUPURA, – Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, tengah mematangkan rencana penerapan sistem presensi berbasis pengenalan wajah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sistem yang terintegrasi dalam aplikasi ASN Digital ini ditargetkan menjadi sistem utama pada Januari 2027.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung, Ketut Gede Arta, mengungkapkan bahwa teknologi ini merupakan pengembangan dari sistem yang sudah berjalan. “Berdasarkan rencana dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Badung, penggunaan teknologi pengenalan wajah akan menjadi sistem utama mulai Januari 2027,” ujarnya di Mangupura, Kamis.

Ia menjelaskan, selain menentukan lokasi pengguna, sistem baru ini menambahkan mekanisme verifikasi wajah dan gerakan untuk memastikan kehadiran ASN secara lebih akurat. Pengembangan dilakukan secara bertahap guna memastikan keandalan aplikasi di setiap platform sebelum diterapkan secara menyeluruh.

Masa Transisi dan Ketersediaan Platform

Saat ini, aplikasi presensi berbasis wajah tersebut belum dapat digunakan oleh ASN pemilik iPhone dan baru tersedia untuk perangkat dengan sistem operasi Android. “Saat ini apabila menggunakan wajah harus ditingkatkan. Koordinatnya sudah ada, sama seperti yang di SIKAP. Saat ini masih mengandalkan sistem ganda selama masa peralihan," kata Gede Arta.

Meski demikian, ia memastikan ASN pengguna iOS tidak akan terkendala. Mereka masih dapat menggunakan aplikasi lama, yakni SIKAP Badung, selama masa transisi. “Saat ini Android sudah, namun kami memastikan ASN pengguna iOS masih dapat menggunakan aplikasi lama,” tegasnya.

Gede Arta menambahkan, pengembangan aplikasi untuk sistem operasi iOS pada dasarnya telah rampung. Saat ini, aplikasi tersebut sedang dalam tahap verifikasi di pihak Apple. Pihaknya optimistis seluruh proses integrasi, termasuk persetujuan versi iOS, akan tuntas jauh sebelum sistem baru diberlakukan secara total.

“Sembari menunggu proses persetujuan di App Store selesai, ASN pengguna iPhone dipastikan tidak mengalami kendala karena layanan presensi tetap berjalan normal melalui aplikasi SIKAP Badung yang dapat diakses baik di Android maupun iOS,” pungkas Gede Arta. Target migrasi penuh ke sistem baru tetap pada awal tahun 2027.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |