Polresta Tangerang Batasi Truk Sumbu Tiga di Tol Tangerang–Merak Saat Nataru

2 weeks ago 33

Kendaraan melintasi Tol Tangerang-Merak di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (26/3/2025). Astra Infra Toll Road mencatat lebih dari satu juta kendaraan telah melintas di ruas Tol Tangerang-Merak pada 20-25 Maret 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Banten, akan mulai memberlakukan pembatasan waktu operasional terhadap kendaraan atau truk bersumbu tiga atau lebih yang melintas di jalur Tol Tangerang–Merak, tepatnya di wilayah Kabupaten Tangerang, selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang Iptu Kusmanto di Tangerang, Rabu (17/12/2025), mengatakan kebijakan pembatasan bagi truk sumbu tiga tersebut berlaku mulai 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

“Pembatasan ini berlaku untuk kendaraan sumbu tiga bermuatan tambang. Yang diperbolehkan hanya muatan esensial seperti sembako, BBM, ternak, dan pakan ternak,” jelasnya.

Ia mengatakan pembatasan aktivitas kendaraan bermuatan barang ini berlaku di sepanjang jalur Tol Tangerang–Merak, khususnya mulai kilometer 31 hingga kilometer 45 pada jalur Jakarta–Merak menuju perlintasan Pulau Sumatera.

“Pembatasan kendaraan truk tambang dan sumbu tiga di jalan tol dilakukan guna mengantisipasi terjadinya penumpukan di jalan bebas hambatan pada momen Nataru,” ujarnya.

Ia menjelaskan selama masa pembatasan tersebut, pihak kepolisian menyiapkan pengalihan arus lalu lintas. Kendaraan bermuatan barang dialihkan ke jalur jalan arteri.

Sementara itu, untuk jam operasionalnya mengikuti Peraturan Bupati Tangerang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Pembatasan Waktu Operasional Mobil Barang.

“Kendaraan diperbolehkan melintas hanya pada pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB. Di luar jam tersebut tidak diizinkan beroperasi,” tuturnya.

Dalam hal ini, Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang juga mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan di Jalan Raya Tangerang–Serang. Di sepanjang jalan arteri tersebut terdapat lima titik rawan kemacetan.

“Kami akan mengantisipasi titik-titik yang biasanya padat kendaraan seperti Bitung, Pasar Cikupa, Jayanti, Citra Raya, Cibadak, dan lampu merah Tigaraksa,” kata Kusmanto.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |