Prabowo Ungkap Makna “Margo Ono” untuk Tenangkan PAN yang Terlilit Utang

1 hour ago 21

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan makna mendalam di balik nama mendiang kakeknya, Margono Djojohadikusumo, saat berpidato di puncak peringatan HUT Ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9) malam. Nama “Margo Ono” yang berarti “Ada Jalan” diceritakan sebagai penyemangat bagi para petinggi PAN yang tengah menghadapi persoalan keuangan partai.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mulanya menyinggung kondisi keuangan yang dialami PAN. Ia kemudian beralih menceritakan asal-usul nama kakeknya untuk memberikan inspirasi dan ketenangan.

Firasat di Balik Nama Margono

Presiden Prabowo menuturkan bahwa kakeknya lahir dari keluarga ningrat yang sangat miskin karena leluhurnya ikut berjuang bersama Pangeran Diponegoro melawan Belanda. Meski hidup dalam kemiskinan, orang tua Margono memiliki firasat kuat saat kelahirannya.

“Orang tua Pak Margono punya insting, punya firasat. Pak Margono itu anak kedua. Begitu Pak Margono lahir, bapaknya itu merasa: Oh anak inilah yang akan membawa keluarga kita keluar dari kemiskinan. Jadi, dikasih nama Margono. Margo Ono. Ada jalan,” ujar Prabowo menirukan ucapan buyutnya.

Presiden mengaku sering menjadikan filosofi nama tersebut sebagai pegangan hidup. “Jadi, saya tiap kali kesulitan, saya ingat Margo Ono. Ada jalan,” tambahnya.

Pesan Ketenangan untuk Zulkifli Hasan

Selepas bercerita tentang makna nama kakeknya, Presiden kembali menyapa para petinggi PAN, khususnya Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. Dengan gaya khasnya yang santai, Prabowo menyampaikan bahwa ia sudah mengetahui kesulitan finansial yang dihadapi partai berlambang matahari itu.

“Jadi, pemimpin PAN tenang. Lu enggak usah lapor sama gue. Gue udah tahu. Lu, gue udah tahu lu agak bokek. Ini semua lu masih utang. Bener enggak?” kata Prabowo yang disambut tawa hadirin.

Ia melanjutkan, “Zulhas sama Hatta Rajasa gagah aja, hanya dalam hati kapan gue bayar itu semua. Tenang, Margo Ono. Percaya saudara-saudara.”

Raden Mas Margono Djojohadikusumo merupakan ayah dari begawan ekonomi Indonesia, Sumitro Djojohadikusumo, dan kakek dari Presiden Prabowo. Margono adalah tokoh penting dalam sejarah bangsa, tercatat sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) serta pendiri sekaligus direktur utama pertama Bank Negara Indonesia (BNI).

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |