Kebakaran melanda lima kios di Pasar Klitikan, Solo, Selasa, (22/09/2026) siang. 6 armada dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. AndoSOLO, JOGLOSEMARHNEWS.COM — Kebakaran melanda lima kios di Pasar Klitikan, Solo, Selasa, (22/09/2026) siang. 6 armada dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Kepala Damkar Kota Surakarta, Indradi mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 10.32 WIB. Petugas kemudian melakukan pemadaman hingga proses pendinginan selesai sekitar pukul 11.45 WIB.
Indradi menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara terdapat lima kios yang terdampak kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Terkait penyebab kebakaran, Indradi mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran. Namun, di lokasi terdapat aktivitas pengecatan dan pengelasan serta bahan seperti tiner yang dapat mempercepat penyulutan api.
“Untuk memastikan apakah sumber listrik itu belum tahu. Di situ memang ada aktivitas pengecatan dan pengelasan. Ada tiner yang juga mempercepat penyulutan api,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu pemilik kios terdampak, Suliaji, mengatakan saat kejadian dirinya berada di sekitar kios ketika hendak memasukkan barang. Kios miliknya berada tepat di depan kios yang diduga menjadi lokasi awal sumber api.
Ia menyebut percikan dari aktivitas pengelasan mengenai stok bensin hingga memicu api. Api kemudian masuk ke bagian kios miliknya setelah pintu kios terbuka akibat terdorong tangki.
“Saya mau masukkan barang. Terus itu meledak. Meledak kena percikan apa las terus kena stok bensin langsung ngantem ke tangki. Tangki ini langsung ngantem ke pintu kios saya,” ucapnya menjelaskan.
Suliaji mengatakan kiosnya menjual barang antik, termasuk barang berbahan kristal serta sejumlah televisi lama. Menurutnya, barang-barang tersebut banyak yang rusak dan pecah akibat terkena api.
Ia memperkirakan kerugian cukup besar karena masih terdapat banyak stok barang di dalam kios. Suliaji menyebut modal untuk menambah stok barang yang terbakar juga berasal dari pinjaman.
“Memang ini kecelakaan, tetapi saya berharap ada tanggapan dari pemerintah karena kondisi seperti ini. Barangnya tidak ada yang bisa diselamatkan, kecuali besi-besi yang sudah terbakar,” kata Suliaji. Ando
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.


















































