Top 3 Dunia: Kepala Junta Myanmar ke Bangkok hingga Eksekusi Pekerja Bantuan Gaza

7 hours ago 10

TEMPO.CO, Jakarta - Berita Top 3 Dunia pada Jumat 4 April 2025 diawali oleh para pengunjuk rasa Thailand memajang spanduk yang menyebut kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing sebagai "pembunuh" saat ia bergabung dengan KTT regional di Bangkok.

Sementara di urutan kedua, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev pada Kamis menuturkan bahwa tarif baru yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada hampir semua negara telah menjerumuskan sistem perdagangan global ke dalam situasi yang sangat menantang.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Adapun di urutan ketiga, bukti forensik menunjukkan bahwa beberapa dari 15 pekerja bantuan Palestina yang tewas oleh pasukan Israel di Rafah pekan lalu ditembak dari jarak dekat atau pembunuhan gaya eksekusi.

Berikut berita Top 3 Dunia selengkapnya.

1. Kepala Junta Myanmar Diprotes karena Hadiri KTT di Bangkok

Para pengunjuk rasa Thailand memajang spanduk yang menyebut kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing sebagai "pembunuh" saat ia bergabung dengan KTT regional di Bangkok pada Jumat 4 April 2025. Seperti dilansir Al Arabiya, ini sepekan setelah gempa bumi besar menewaskan ribuan orang, meninggalkan para penyintas yang putus asa memohon makanan dan tempat tinggal.

Lebih dari 3.000 orang dikonfirmasi tewas setelah Myanmar diguncang gempa berkekuatan 7,7 skala Richter. PBB memperkirakan bahwa hingga tiga juta warga Myanmar mungkin telah terkena dampak dalam beberapa hal—banyak yang ditinggalkan tanpa tempat berlindung setelah rumah mereka hancur.

Baca berita selengkapnya di sini

2. Dewan Keamanan Rusia: Tarif Baru AS Ancam Sistem Perdagangan Global

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev pada Kamis menuturkan bahwa tarif baru yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada hampir semua negara telah menjerumuskan sistem perdagangan global ke dalam situasi yang sangat menantang.

"Dampaknya akan berskala global. Rantai perdagangan lama akan terputus, tetapi rantai perdagangan baru akan muncul. Kami akan mengenakan tarif timbal balik (reciprocal tariff) terhadap barang-barang dari AS," tulis Medvedev di Telegram seperti dilansir Antara.

Baca berita selengkapnya di sini

3. Hasil Forensik: Pekerja Bantuan Palestina Tewas Dieksekusi Israel

Bukti forensik menunjukkan bahwa beberapa dari 15 pekerja bantuan Palestina yang tewas oleh pasukan Israel di Rafah pekan lalu ditembak dari jarak dekat atau pembunuhan gaya eksekusi. Serangan ini digambarkan oleh Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (RRT) seperti dilansir Al Jazeera pada Jumat 4 Maret 2025 sebagai "salah satu momen tergelap" genosida di Gaza.

Analis forensik Ahmad Dhaher, yang secara pribadi memeriksa lima jenazah di Rumah Sakit Nasser Khan Younis, mengatakan bukti itu menunjukkan tembakan jarak dekat.

Baca berita selengkapnya di sini

AL ARABIYA | ANTARA | AL JAZEERA

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |