Waste4Change dan Pastiklola Hadirkan Layanan Jemput Sampah Berbasis Aplikasi di Bandung

3 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Masyarakat Kota Bandung kini dapat memesan layanan penjemputan sampah rumah tangga melalui aplikasi Pastiklola. Layanan tersebut merupakan hasil kerja sama operasional Pastiklola dengan Waste4Change untuk menghubungkan pemesanan digital dengan proses pemilahan dan pengolahan sampah.

Melalui aplikasi yang tersedia untuk perangkat iOS dan Android, pengguna dapat mengaktifkan layanan, menentukan jadwal penjemputan, serta memantau riwayat layanan melalui ponsel. Sampah yang dijemput selanjutnya dibawa ke fasilitas pengelolaan Waste4Change untuk menjalani pemeriksaan, pemilahan lanjutan, dan pengolahan sesuai jenis material.

CEO Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano mengatakan layanan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang telah memilah sampah dari rumah, tetapi masih mempertanyakan proses pengelolaannya setelah diangkut.

“Kesadaran untuk memilah perlu didukung oleh sistem yang memberikan kepastian mengenai perjalanan sampah setelah meninggalkan rumah. Bersama Pastiklola, kami ingin menghubungkan kebiasaan memilah dengan layanan penjemputan yang mudah diakses serta proses pengolahan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Junerosano, yang akrab disapa Sano, dalam pernyataannya, Rabu (16/9/2026).

Dalam kerja sama tersebut, Pastiklola menangani aktivasi layanan, penjadwalan dan penjemputan sampah, pencatatan digital, serta dukungan pelanggan melalui aplikasi. Waste4Change kemudian menangani pemeriksaan, pemilahan lanjutan, dan pengolahan sampah di fasilitasnya.

Sampah yang dikumpulkan akan ditimbang dan dicatat dalam sistem. Material yang masih memiliki nilai guna dipisahkan dan diarahkan ke jalur pemulihan atau daur ulang. Sementara itu, material lainnya ditangani berdasarkan karakteristik dan jalur pengolahannya.

Waste4Change mengatakan pemilahan lanjutan di fasilitas Rumah Pemulihan Waste4Change berfungsi sebagai pengendalian kualitas untuk memastikan material diarahkan ke proses yang sesuai.

Meski demikian, pemilahan dari rumah tetap dinilai penting karena dapat mengurangi kontaminasi dan menjaga kualitas material sehingga peluang untuk dimanfaatkan kembali lebih besar.

Layanan tersebut diluncurkan di Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, pada Rabu (16/9/2026). Acara peresmian dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Kecamatan Kiaracondong, dan Kecamatan Batununggal.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |