TEMPO.CO, Jakarta - Mudik menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga. Namun bagi sebagian orang, menempuh perjalanan jauh saat mudik menjadi hal yang membuat tidak nyaman karena mudah terkena mabuk perjalanan.
Beberapa gejala mabuk perjalanan yang sering muncul seperti pusing, mual, pencernaan sakit, hingga merasa lemas.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ada banyak cara untuk mencegah dan mengatasi mabuk di perjalanan agar mudik tetap nyaman dan menyenangkan. Mulai dari memilih posisi duduk yang tepat, mengatur pola makan, hingga menggunakan obat anti-mabuk, semuanya bisa membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan.
1. Menghirup Aromaterapi
Mengutip dari laman Siloam Hospitals, mengatasi mabuk perjalanan bisa dengan menghirup aromaterapi. Hal ini membantu menenangkan sistem saraf, mengurangi rasa mual, dan membuat tubuh lebih rileks selama perjalanan jauh.
Aroma peppermint memiliki efek menenangkan dan menyegarkan serta mengurangi rasa mual dan sakit kepala akibat mabuk perjalanan.
2. Minum Jahe
Mengutip dari RS Pondok Indah, cara lain untuk mengatasi mabuk perjalanan adalah dengan mengonsumsi wedang jahe.
Jahe adalah rimpang yang terkenal dengan berbagai khasiat yang bagus untuk tubuh. Menurut beberapa ahli, jahe bisa membantu menekan refleks muntah yang ada di otak. Apabila ribet membawa minuman jahe, Anda bisa membawa permen jahe yang lebih praktis.
3. Mengubah Posisi Duduk
Untuk meredakan mabuk perjalanan, Anda bisa mengubah posisi duduk. Beberapa orang ada yang lebih nyaman berbaring, ada juga yang suka berdiri. Hal ini bisa disesuaikan dengan jenis kendaraan.
Jika Anda mudik menggunakan mobil, Anda bisa mempersiapkan peralatan seperti bantal atau selimut yang bisa membantu agar posisi duduk lebih nyaman.
4. Minum Obat Anti Mabuk
Untuk mengatasi mabuk perjalanan, Anda juga bisa minum obat anti mabuk yang tersedia di apotek terdekat. Apabila memiliki riwayat penyakit tertentu sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar tidak terjadi efek samping.
Perlu diketahui bahwa obat anti mabuk biasanya memberikan efek kantuk, jadi sebaiknya tidak menyetir sendiri ketika mengkonsumsi obat tersebut.
5. Buka Jendela
Membuka jendela kendaraan dan menghirup udara segar juga bisa membantu mengatasi mabuk perjalanan. Apabila kendaraan tidak diperbolehkan membuka jendela, Anda bisa membawa kipas angin kecil untuk memberikan udara segar.
6. Makan Snack Ringan
Mengonsumsi snack ringan seperti biskuit bisa membantu mengatasi mual karena mabuk perjalanan. Hindari mengonsumsi makanan berat yang berminyak karena bisa membuat Anda jadi mual bahkan muntah.
7. Hindari Membaca
Mengutip dari Healthline, salah satu penyebab utama mabuk perjalanan adalah ketidakseimbangan antara apa yang dilihat mata dan apa yang dirasakan tubuh.
Membaca saat berada di kendaraan yang bergerak dapat memperburuk kondisi ini, karena mata fokus pada halaman yang diam, sementara tubuh merasakan guncangan dari kendaraan. Akibatnya, otak menerima sinyal yang bertentangan, sehingga memicu pusing, mual, dan ketidaknyamanan.
8. Minum Cukup
Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Ada baiknya Anda membawa air dingin yang bisa membantu meredakan mual. Hindari mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi dan soda karena bisa menyebabkan dehidrasi dan membuat perut tidak nyaman.
9. Tidak Bermain Gadget
Sama seperti membaca buku, bermain gadget juga bisa menyebabkan mual dan pusing karena ketidaksinkronan antara apa yang dilihat dan dirasakan. Saat berada di kendaraan, sebaiknya tidak bermain gadget dan duduk dengan rileks sambil melihat pemandangan.
10. Mendengarkan Musik
Anda bisa mengalihkan perhatian saat mabuk perjalanan dengan musik atau mendengarkan radio. Musik bisa membantu menenangkan pikiran, mengalihkan perhatian dari rasa mual, dan membuat perjalanan lebih menyenangkan.
Berdasarkan laporan Healthline, mendengarkan musik membantu mengatasi muntah pasca operasi. Jadi, kemungkinan besar mendengarkan musik juga bisa mengurangi rasa mual saat di perjalanan.
RS PONDOK INDAH | SILOAM HOSPITALS | HEALTH LINE