5 Rekomendasi Tempat Wisata di Sekitar Kota Payakumbuh

18 hours ago 9

TEMPO.CO, Padang - Bagi pelancong yang berkunjung ke Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, ada 5 rekomendasi wisata alam yang dapat dinikmati saat libur Lebaran 1446. Daerah ini diapit oleh Pegunungan Bukit Barisan sehingga punya potensi wisata yang beragam.

Dari pemandian hingga jalanan yang berkelok-kelok, inilah tempat wisata yang bisa dikunjungi bersama keluarga di Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

1. Pemandian Kolam Indah Sipanjang Darek

Pemandian ini baru saja hadir di Kota Payakumbuh. Namun kolam renang yang berada di Kelurahan Balai Jaring Air Tabit, Kecamatan Payakumbuh Timur, itu sudah banyak diminati wisatawan, terutama di kalangan anak-anak. Di sana, wisatawan dapat menikmati air yang jernih dan bentang sawah yang hijau, juga pemandangan Gunung Sago. 

Wahana pemandian ini menawarkan tiga kolam renang dengan kedalaman yang bervariasi, disesuaikan untuk berbagai usia dan tingkat kenyamanan. Airnya yang jernih mengalir langsung dari mata air alami, memberikan sensasi kesegaran. Di tepi kolam, warung-warung kecil berdiri, menyajikan aneka camilan yang siap memanjakan lidah dan mengisi energi setelah berendam. Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, hanya Rp 3.000 per orang, pengunjung dapat menikmati fasilitas yang tersedia sepuasnya.

Suasana tenang dan penuh kehijauan dai Lembah Harau, objek wisata yang termasuk wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota. Lokasinya tak jauh dari ibukota kabupaten, Payakumbuh. (shutterstock.com)

2. Lembah Harau

Lembah Harau, sebuah ngarai elok di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dekat dengan Kota Payakumbuh, menyajikan panorama alam yang unik. Diapit oleh bukit-bukit cadas nan menjulang, lembah ini dihiasi tebing-tebing batu pasir beraneka warna, menjulang setinggi 100 hingga 500 meter. Topografinya berbukit-bukit, dengan ketinggian mencapai 850 meter di atas permukaan laut. Terdapat Bukit Air Putih, Bukit Jambu, Bukit Singkarak, dan Bukit Tarantang yang membingkai keindahan alamnya.

Tebing-tebing granit yang unik menjulang tinggi, mencapai 80 hingga 300 meter, menciptakan suasana megah dan penuh pesona. Bagi pengunjung yang ingin bermalam, tersedia homestay dengan fasilitas yang memadai. Salah satu daya tarik utama di kawasan ini adalah Resort Sarasah Bunta, yang terletak di sebelah timur Aka Barayun. Resor ini dianugerahi empat air terjun: Sarasah Aie Luluih, Sarasah Bunta, Sarasah Murai, dan Sarasah Aie Angek.

Sarasah Aie Luluih menampilkan aliran air yang jatuh dinding batu, membentuk kolam alami yang asri. Sarasah Bunta, dengan air terjunnya yang berunta-unta atau bertingkat. Sarasah Murai menjadi tempat bermain burung murai yang kerap mandi dan bercengkrama di siang hari. Sementara itu, Sarasah Aie Angek, yang terletak di utara Sarasah Murai, memiliki air yang lebih hangat dan belum banyak dikunjungi wisatawan.

3. Ngalau Indah 

Gua Indah di Kota Payakumbuh menawarkan keindahan gua dan kompleks hutan yang asri. Tempat ini menjadi favorit bagi para pecinta alam yang ingin menikmati pesona bawah tanah serta kesejukan alam terbuka.

Di dalam gua, tersaji pemandangan menakjubkan berupa stalaktit dan stalagmit yang telah terbentuk selama ratusan tahun. Memasuki gua, pengunjung akan disambut oleh hawa sejuk yang lembap, menciptakan suasana misterius nan menenangkan. Ribuan kelelawar menghuni ceruk-ceruk gua, menambah daya tarik tersendiri bagi para penjelajah alam.

Tak hanya menawarkan wisata gua, Gua Indah juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas rekreasi. Terdapat taman hijau yang nyaman untuk bersantai, arena bermain anak, kolam renang yang menyegarkan, serta fasilitas olahraga bagi pengunjung yang ingin beraktivitas fisik. Dengan perpaduan keindahan alam dan sarana rekreasi yang lengkap, Gua Indah menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin merasakan petualangan sekaligus bersantai dalam nuansa alam yang asri.

Sejumlah pembalap melaju pada etape ketiga Tour de Singkarak 2019 di Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluhkota, Sumatera Barat, Senin 4 November 2019. Sebanyak 94 pembalap mengikuti etape ketiga tersebut dengan rute Harau - Padangpanjang sejauh 129,9 kilometer. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

4. Kelok Sembilan

Flyover Kelok Sembilan, permata jalur Sumatera Barat, adalah ruas jalan berkelok yang terhampar sekitar 30 kilometer di timur Kota Payakumbuh, menuju perbatasan Provinsi Riau. Membentang sejauh 300 meter di Jorong Ulu Aia, Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, jalur ini menjadi urat nadi penghubung antara Lintas Tengah Sumatra dan Pantai Timur Sumatra.

Dengan tikungan-tikungan tajam dan lebar jalan sekitar 5 meter, Kelok 9 menawarkan pengalaman berkendara yang mendebarkan. Diapit oleh perbukitan megah dan berbatasan langsung dengan jurang yang curam, keindahan alamnya semakin memikat dengan keberadaan dua cagar alam yang mengapitnya: Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau.

Tak sekadar jalur transportasi, Kelok 9 adalah destinasi wisata yang menjanjikan panorama menawan, perpaduan sempurna antara keajaiban teknik dan keelokan alam Sumatera Barat. Di sekitar Kelok 9 juga terdapat banyak kuliner yang dapat dinikmati pengunjung sambil melihat indahnya pegunungan dan bentang alam di kawasan tersebut. 

5. Pemandian Batang Tabik 

Pemandian Batang Tabik merupakan kolam renang yang berada di Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Lima Puluh Kota. Pemandian ini sebenarnya sudah ada puluhan tahun yang lalu. 

Air yang jernih berasal dari mata air di bawah pohon. Selain untuk pemandian, air di Batang Tabik juga sebagai sumber mata air yang digunakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Payakumbuh. Untuk masuk ke Batang Tabik kamu hanya membayar Rp 10.000 belum termasuk parkir. 

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |