‎Dosen FKI UMS Perkuat Literasi Sains Anak Sanggar Bimbingan PCIA Malaysia melalui AR-Magic Book

3 hours ago 14
Ketua tim pengabdian, Endah Sudarmilah sedang menjelaskan penggunaan AR-Magic Book kepada para siswa Sanggar Bimbingan Kampung Pandan, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (15/92026). Sumber foto: Istimewa

JOGLOSEMARNEWS.COM Tim Pengabdian dosen dari Fakultas Komunikasi dan Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKI UMS) memperluas kontribusi akademiknya di tingkat internasional melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) di Sanggar Bimbingan Kampung Pandan, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (15/9/2026).

‎Inovasi yang bertajuk “Implementasi AR-Magic Book untuk Penguatan Literasi Sains Dasar pada Anak Didik Sanggar Bimbingan PCIA Malaysia” tersebut dilaksanakan bersama Sanggar Bimbingan Kampung Pandan, Kuala Lumpur, yang merupakan binaan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah/Aisyiyah (PCIM/PCIA) Malaysia.

‎Program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) bagi dosen UMS difasilitasi melalui Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Publikasi (DRPPS) UMS sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan kolaborasi global dan pengabdian lintas negara.

‎Ketua tim, Dr. Ir. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan solusi terhadap kebutuhan pembelajaran di Sanggar Bimbingan Kampung Pandan melalui pemanfaatan teknologi pendidikan.

‎“Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra, kegiatan ini bertujuan memberikan solusi melalui implementasi AR-Magic Book sebagai media pembelajaran interaktif untuk memperkuat literasi sains dasar siswa, khususnya dalam materi pengenalan hewan,” jelasnya.

‎Menurut Endah, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan media pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa. Program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran.

‎Karena itu, kegiatan PkM KI mencakup penyediaan media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR), pelatihan literasi digital bagi guru, serta pendampingan dalam implementasi pembelajaran berbasis teknologi.

‎“Pada aspek manajemen, solusi difokuskan pada peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi. Melalui penyediaan media pembelajaran, pelatihan literasi digital, dan pendampingan, kami berharap mitra mampu mengelola pembelajaran secara lebih inovatif dan sesuai dengan karakteristik siswa” ujarnya.

‎Endah juga menjelaskan, AR-Magic Book memungkinkan materi pembelajaran disajikan secara lebih interaktif sehingga konsep yang dipelajari siswa dapat dipahami secara lebih konkret.

‎Dalam kegiatan tersebut, teknologi AR dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran mengenai pengenalan hewan. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan sekaligus mendorong siswa untuk aktif mengeksplorasi materi.

‎“Pada aspek sosial kemasyarakatan, implementasi AR-Magic Book pada materi pengenalan hewan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa secara konkret serta mendorong berkembangnya kemampuan berpikir ilmiah atau scientific thinking,” terang Endah.

‎Selain memperkuat literasi sains, pemanfaatan teknologi juga diarahkan untuk membangun kebiasaan penggunaan perangkat digital secara produktif dan edukatif.

‎Menurut Endah, pengenalan teknologi dalam konteks pembelajaran diharapkan dapat membantu siswa melihat perangkat digital bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media untuk belajar, mengeksplorasi pengetahuan, dan mengembangkan kemampuan berpikir.

‎Perkuat Kolaborasi dan Jejaring Muhammadiyah Internasional

‎Kegiatan PkM KI ini juga menjadi bagian dari upaya UMS memperluas kontribusi akademik melalui jejaring Muhammadiyah di tingkat internasional.

‎Endah berharap kolaborasi dengan Sanggar Bimbingan Kampung Pandan dapat terus dikembangkan, terutama dalam penguatan pendidikan berbasis teknologi dan peningkatan kapasitas mitra.

‎“Solusi yang kami tawarkan juga mendukung pencapaian sasaran PkM KI, yaitu terbentuknya model komunitas pendidikan berbasis AUM/PCIA yang mandiri dan berdaya saing, tersosialisasinya nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta penguatan jejaring dakwah Muhammadiyah di tingkat internasional,” ungkapnya.

‎Menurutnya, kemitraan internasional dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat mitra, tetapi juga menjadi ruang bagi dosen untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung dalam konteks masyarakat yang berbeda.

‎Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi UMS dalam memperluas dampak pendidikan dan pengabdian melalui kolaborasi lintas negara.

Libatkan Dosen Lintas Perguruan Tinggi

‎Dalam pelaksanaannya, tim PkM KI UMS dipimpin oleh Endah Sudarmilah dan melibatkan sejumlah dosen UMS, yakni Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom., Drs. Joko Sutarso, M.Si., Ahmada Auliya Rahman, S.I.Kom., M.Pd., dan Dias Fithry Mahmudah, S.Kom., M.Inf.

‎Kegiatan ini juga diperkuat oleh anggota eksternal yakni Dr. Hindayati Mustafidah, S.Si., M.Kom. dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) serta Arbansyah, S.Kom., M.TI. dari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Seluruh anggota PkM KI ini juga mendapatkan dukungan dari Asosiasi Program Studi Informatika Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (APSI PTMA) dan IndoCEISS (Indonesian Computer, Electronics and Instrumentation Support Society),

‎Kolaborasi lintas perguruan tinggi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan jejaring dalam menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi bagi masyarakat.

‎Melalui pelaksanaan PkM KI di Kuala Lumpur, UMS terus memperluas ruang kontribusi melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kehadiran dosen UMS di Sanggar Bimbingan Kampung Pandan diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman pembelajaran baru bagi anak didik, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi pendidikan dan jejaring Muhammadiyah di tingkat internasional. (*)

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |