CANTIKA.COM, Jakarta - Spotify kembali merilis laporan tahunan Loud & Clear di Indonesia yang memotret perkembangan ekonomi streaming musik. Dalam acara yang digelar di Jakarta, Kamis (25/6/2026), dua musisi Indonesia, IDGITAF dan Reality Club, turut berbagi cerita tentang bagaimana Spotify menjadi bagian dari perjalanan karier mereka.
Bagi Reality Club yang memulai perjalanan musiknya pada 2016, kehadiran Spotify telah berjalan beriringan dengan perkembangan band tersebut. Mereka pun mengatakan bahwa yang membuat pendengar bertahan bukan hanya lagu, tetapi juga hubungan yang dibangun lewat berbagai fitur yang tersedia di platform streaming tersebut.
"Lewat fitur seperti Listening Parties, kami bisa berinteraksi langsung dengan fans dari berbagai tempat secara real-time. Di sisi lain, inovasi seperti Song DNA juga membuka lebih banyak cara bagi pendengar untuk menemukan musik kami," ujar gitaris Reality Club, Faiz Saripudin.
Lebih lanjut, band tersebut menilai fitur-fitur interaktif di Spotify membantu mereka membangun hubungan yang lebih dekat dengan penggemar, sekaligus memperluas jangkauan musik ke pendengar baru. Cerita serupa juga datang dari IDGITAF, penyanyi dan penulis lagu itu mengaku Spotify telah menjadi bagian dari perjalanannya sejak awal berkarier di industri musik.
"Dari awal karier, perjalananku sudah banyak didukung Spotify, mulai waktu jadi bagian dari 'Artis RADAR Indonesia' di tahun 2022. Sampai di perilisan album terbaru, 'Berusaha di Bawah Hujan', aku terus mendapat dukungan dari Spotify mulai dari pra-rilis, peluncuran, sampai pasca-rilis lewat berbagai fitur seperti album pre-save," kata IDGITAF, yang menurutnya, dukungan tersebut membuat musiknya bisa menjangkau pendengar baru, sekaligus mempertemukannya dengan penggemar yang mungkin belum sempat ia temui secara langsung.
Laporan Spotify Lound & Clear
Cerita dari IDGITAF dan Reality Club sejalan dengan temuan dalam laporan Spotify Loud & Clear 2026. Dalam data terbaru yang dirilis menunjukkan musisi Indonesia telah ditemukan lebih dari 6,3 miliar kali oleh pendengar baru sepanjang tahun lalu. Tak hanya di dalam negeri, musik Indonesia juga semakin banyak didengarkan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Filipina, Jerman, Inggris, dan Prancis.
Managing Director Spotify Southeast Asia, Gustav Back, menyebut, salah satu temuan paling menarik tahun ini adalah semakin kuatnya dukungan terhadap musisi Indonesia, baik dari pendengar di dalam maupun luar negeri.
"Salah satu temuan yang paling menarik dari data Loud & Clear tahun ini adalah keberhasilan musisi Indonesia baik di dalam maupun luar negeri. Penggemar di Indonesia terus mendukung musisi lokal, sementara musik Indonesia juga semakin banyak ditemukan dan didukung oleh pendengar di berbagai negara. Kedua tren ini menunjukkan bagaimana musik Indonesia menjangkau lebih banyak pendengar dan menciptakan peluang baru untuk musisi tanah air," ujar Gustav Back.
Melalui berbagai program seperti RADAR Indonesia, Fresh Finds, New Music Friday Indonesia, hingga fitur interaktif seperti Listening Parties, menjadi bagian dari komitmen nyata dari Spotify dalam membantu musisi Indonesia tidak hanya ditemukan oleh pendengar baru, tetapi juga membangun komunitas penggemar yang tumbuh bersama karya mereka.
Pilihan Editor: Rayakan Comeback ARIRANG, Spotify x BTS Hadirkan Music Quiz hingga Konser Intimate
LANNY KUSUMASTUTI
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

















































