REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tengah mengkurasi 153 perusahaan usaha menengah yang dinilai berpotensi untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Proses kurasi ini merupakan bagian dari program RISE TO IPO 2026 yang bertujuan mendorong perusahaan menengah mengakses pendanaan melalui pasar modal.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, mengungkapkan bahwa ke-153 perusahaan tersebut merupakan peserta rangkaian program yang telah digelar di tiga kota besar. Setelah mendapatkan pemahaman dasar mengenai Initial Public Offering (IPO), perusahaan yang memenuhi kriteria akan mengikuti proses kurasi untuk memperoleh pendampingan yang lebih intensif.
"Setelah memperoleh pemahaman dasar mengenai IPO, perusahaan yang memenuhi kriteria akan mengikuti proses kurasi untuk mendapatkan pendampingan yang lebih intensif," ujar Bagus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Rangkaian Program di Tiga Kota
Program RISE TO IPO 2026 diawali di Surabaya pada 18 Juni 2026 dengan melibatkan 50 perusahaan. Kegiatan kemudian berlanjut di Makassar pada 16 Juli yang diikuti oleh 45 perusahaan, dan terakhir di Bandung pada 31 Agustus dengan partisipasi 58 perusahaan.
Saat ini, seluruh perusahaan yang mengikuti rangkaian kegiatan di tiga kota tersebut berada dalam tahap kurasi. Proses ini bertujuan untuk menilai kelayakan, kesiapan bisnis, serta potensi perusahaan untuk melanjutkan proses menuju penawaran umum perdana saham.
Perusahaan yang terpilih dalam Intensive Bootcamp RISE TO IPO akan memperoleh pendampingan lebih lanjut bersama para praktisi pasar modal. Pendampingan ini mencakup pembenahan aspek legal, keuangan, tata kelola, serta strategi yang diperlukan dalam persiapan menuju IPO.
Perkuat Fundamental Sebelum IPO
Bagus menegaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai peluang pendanaan melalui pasar modal. Lebih dari itu, program ini juga mendorong usaha menengah untuk memperkuat fundamental bisnis sebelum mengakses sumber pembiayaan tersebut.
"Perusahaan perlu mempersiapkan fundamental bisnis, tata kelola, aspek keuangan, dan legalitasnya secara bertahap," katanya.
Setelah melalui tahapan pendampingan dan memenuhi kesiapan yang diperlukan, perusahaan peserta akan diarahkan untuk mengikuti program IDX Incubator 2027 sebagai bagian dari pembinaan lanjutan. Kementerian UMKM bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam program ini untuk memperluas edukasi pasar modal kepada usaha menengah sekaligus membuka alternatif sumber pendanaan bagi pengembangan usaha.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
20
















































