MediaMIND Dorong Cerita Pertambangan Dekat dengan Realitas Masyarakat

51 minutes ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG — MediaMIND 2026 mendorong jurnalis daerah mengangkat cerita pertambangan yang lebih dekat dengan realitas kehidupan masyarakat di sekitar wilayah tambang. Kompetisi karya jurnalistik yang digagas Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID itu membuka ruang bagi wartawan Bangka Belitung untuk membawa pengalaman dan perspektif dari lapangan kepada audiens yang lebih luas.

Jurnalis Jurnal Indonesia, Alza Munzi, menilai kedekatan wartawan daerah dengan aktivitas pertambangan menjadi modal penting untuk menghadirkan cerita yang lebih utuh. Menurut dia, banyak pengalaman dan cerita mengenai pertambangan timah di Bangka Belitung yang dapat dibawa tidak hanya ke tingkat nasional, tetapi juga lebih luas lagi.

"Ini pertama kali saya mengikuti MediaMIND. Menurut saya kegiatan seperti ini penting karena teman-teman wartawan di Bangka Belitung memiliki banyak pengalaman dan cerita mengenai pertambangan timah yang bisa dibawa tidak hanya ke tingkat nasional, tetapi juga lebih luas lagi," ujar Alza usai sosialisasi MediaMIND 2026 di PT Timah Tbk, Rabu (9/9/2026).

Ia menerangkan peliputan sektor pertambangan memiliki tantangan tersendiri, mulai dari akses narasumber hingga dinamika di lapangan. Namun, pengalaman tersebut justru dapat melahirkan berbagai cerita yang menghadirkan sudut pandang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Alza berencana mengangkat isu kelompok rentan, seperti perempuan dan anak yang terdampak aktivitas pertambangan. Menurut dia, isu tersebut masih jarang diangkat, padahal memiliki keterkaitan dengan perubahan sosial serta program pemberdayaan yang berjalan di tengah masyarakat.

Division Head CSR PT Timah Tbk Rahmat Taufik mengatakan MediaMIND menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara perusahaan, media, dan akademisi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu membentuk pemahaman publik terhadap industri pertambangan secara lebih utuh, termasuk melihat kehidupan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Harapannya melalui MediaMIND muncul perspektif-perspektif baru mengenai PT Timah. Perusahaan bukan hanya melakukan kegiatan penambangan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat, baik melalui pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun program-program keberlanjutan," kata Rahmat.

Melalui MediaMIND 2026, pengalaman jurnalis yang bersentuhan langsung dengan aktivitas pertambangan di daerah diharapkan dapat menghasilkan cerita yang lebih beragam. Perspektif tersebut sekaligus membuka ruang untuk melihat industri pertambangan tidak hanya dari aktivitas produksi, tetapi juga dari kehidupan dan perubahan yang terjadi di tengah masyarakat.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |