Pentingnya Tiga Tahun Pertama Kehidupan Bagi Mikrobiota dan Imunitas Anak

50 minutes ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga tahun pertama kehidupan menjadi periode penting dalam perkembangan mikrobiota usus, pematangan saluran cerna, dan perkembangan sistem imun anak. Pada periode ini, keseimbangan mikrobiota usus perlu diperhatikan karena gangguan keseimbangan atau disbiosis usus dapat berdampak terhadap kesehatan saluran cerna dan perkembangan sistem imun.

Dokter spesialis anak konsultan Gastrohepatologi, Dr dr Andy Darma, mengatakan mikrobiota usus terus berkembang seiring dengan proses pematangan saluran cerna dan sistem imun pada tiga tahun pertama kehidupan. "Tiga tahun pertama kehidupan merupakan periode yang sangat penting karena mikrobiota usus terus berkembang bersamaan dengan proses pematangan saluran cerna dan sistem imun. Berbagai faktor pada awal kehidupan, termasuk metode persalinan, dapat memengaruhi komposisi mikrobiota usus," kata dr Andy dalam peluncuran Gut and Immunity Council (GIC) di Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026). 

la menjelaskan anak yang lahir melalui persalinan normal terpapar mikroorganisme yang berasal dari ibu. Paparan tersebut berkontribusi terhadap pembentukan mikrobiota usus pada awal kehidupan. Proses tersebut umumnya dikaitkan dengan kolonisasi bakteri Bifidobacterium yang berperan dalam maturasi saluran cerna dan perkembangan sistem imun.

Sementara itu, anak yang lahir melalui persalinan caesar memiliki kolonisasi mikrobiota usus yang berbeda karena tidak melalui proses paparan yang sama selama persalinan. Perbedaan pola kolonisasi tersebut dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus pada awal kehidupan dan dikaitkan dengan meningkatnya risiko terjadinya disbiosis usus.

"Karena itu, menjaga keseimbangan dan keragaman mikrobiota usus sejak awal kehidupan merupakan bagian penting dari upaya mendukung pematangan saluran cerna, perkembangan sistem imun, dan tumbuh kembang anak," kata dr Andy. 

la mengungkapkan bahwa saluran cerna tidak hanya berperan dalam proses pencernaan, tetapi juga dalam penyerapan nutrisi secara optimal. Penyerapan nutrisi yang baik diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang optimal sekaligus menjadi bagian dari fondasi imunitas anak.

Saluran cerna merupakan ekosistem kompleks yang dihuni sekitar 40 triliun mikrobiota. Mikrobiota usus memiliki berbagai fungsi penting bagi tubuh, termasuk menjaga kesehatan saluran cerna dan mendukung regulasi sistem imun.

Sekitar 70 persen sel imun tubuh berada di saluran cerna. Karena itu, interaksi antara mikrobiota usus dan sistem imun berperan penting dalam proses pematangan serta fungsi daya tahan tubuh anak.

Menjaga keseimbangan mikrobiota usus menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pemberian biotik, seperti prebiotik, probiotik, dan sinbiotik, yang membantu menjagakeseimbangan mikrobiota usus sehingga mendukung kesehatansaluran cerna dan penyerapan nutrisi anak yang optimal.

"Intervensi nutrisi berbasis sains, termasuk sinbiotik, dapatmenjadi salah satu pendekatan untuk mendukung kesehatansaluran cerna. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sinbiotikdapat membantu memulihkan disbiosis usus pada anak yang lahir secara caesar," kata dr Andy.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |