Siswa SD Negeri Harjodipuran diduga mengalami bulying oleh sang guru. Hal ini diungkapkan salah satu wali siswa di media sosial threads, Rabu, (09/09/2026). IstimewaSOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Siswa SD Negeri Harjodipuran diduga mengalami bulying oleh sang guru. Hal ini diungkapkan salah satu wali siswa di media sosial threads, Rabu, (09/09/2026).
“Aku sekolahin anakku di sd negeri di Solo, aku pikir dia biar bisa lebih sosialasi dan deket dengan rumah, waktu itu ekonomi juga lagi berat2 nya , kelas 1 fine dia bisa ikutin dan baik juga , naik kelas dua , isu2 gurunya tegas dan galak ,bbrp minggu anakku pulang matanya sembab. Ternyata dia kasih nilai 0 dan buku di lempar di lantai, anakku nangis di belakang , tanpa di kasih tau kenapa 0 , di bilang kamu males , bodoh gak bisa2. ini sudah bbrp kali dia dinilai 0.20.50 dan buku di lempar,” tulis pemilik akun threads, heyitstia88
“Ini SD Negeri di Solo ya gaes, anakku sempet gak mau sekolah , gak mau sama gurunya , aku diam, aku les kan dia setiap hari dan masih les kumon juga , di les dia bisa di sekolah dia takut dan gak pd dengan dirinya. aku jemput dia nangis lagi. Besuknya aku jemput aku tanya hows the school, dia diem dan murung . wah gak beres ini,” sambungnya.
Bahkan menurut pengakuan salah satu wali siswa tersebut. Anaknya sempat di slentik telinganya karena belum selesai menyelesaikan tugas matematika.
“Saya menyadari anak saya kurang cepat, tapi kenapa harus di slentik smpe dia sakit hati nangis di belakang , di tutupin buku , dia bilang “ guru harusnya baik ya mah “ dr situ aku bener2 muak . aku kulik semua track record gurunya, tenyata temennya ada yang di jambak dan di tampar, di cubit bahkan di slentik, dan beliau juga sudah di komplain setiap tahun,” jelasnya.
Curhatan salah satu wali siswa tersebut bahkan langsung direspon oleh Walikota Solo, Respati Ardi.
“Matur nuwun sudah bercerita, Mbak. Saya ikut prihatin. Sekolah harus jadi tempat yang aman dan nyaman untuk anak, termasuk dalam proses belajarnya.
Boleh DM detail sekolah dan kelasnya? Saya minta Dinas Pendidikan cek dan tindak lanjuti kejadian ini,”.
Saat dikonfirmasi, Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan akan memberikan sanksi ke guru tersebut jika tindakan ini terbukti benar.
“Langsung kita datangi benar nggak. Kalau memang kesalahan dari guru kami akan kami sanksi tegas guru kami,” ungkapnya saat ditemui di Gereja Bethany, Kamis (10/9/2026).
Pihaknya saat ini sedang menindaklanjuti adanya isu ini. Ia akan melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bersangkutan mengenai kebenaran informasi ini.
“Ini kita sedang mitigasi. Saya langsung datangi apakah betul seperti itu. Sosial media ini perlu kita cross check. Apabila terjadi bener kita langsung sanksi gurunya. SDN Harjodipuran,” tandasnya. Ando
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.
















































