SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Hanya dalam hitungan detik, perjalanan Kasrori (67) berubah menjadi kecelakaan maut. Sepeda motor yang dikendarainya tiba-tiba kehilangan kendali, oleng, lalu terjatuh hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.
Di saat bersamaan, sebuah sepeda motor melaju dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengendaranya tak sempat menghindar. Tabrakan pun tak terelakkan.
Kasrori, warga Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, meninggal dunia di lokasi kejadian dalam kecelakaan yang berlangsung di Jalan Cepoko Raya, dekat Kantor Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Supra warna putih biru yang dikendarai Kasrori dan Yamaha T 105 E warna hitam yang dikendarai Sulaiman (37), warga Kecamatan Mijen.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang AKP Untung mengatakan, kecelakaan bermula ketika Kasrori melaju dari arah Jedung Raya menuju Mundingan.
Di tengah perjalanan, pengendara diduga kehilangan kendali. Motor kemudian oleng dan jatuh ke sisi kanan hingga masuk ke jalur yang digunakan kendaraan dari arah berlawanan.
“Jadi dia jatuh sendiri, ngrem ngarep (rem depan), terus kayak bannya selip. Terus jatuh ke jalur lawan,” ujar AKP Untung.
Pada saat bersamaan, Sulaiman tengah melintas menggunakan sepeda motornya dari arah berlawanan. Karena posisi Kasrori sudah berada di jalur Sulaiman dan jarak keduanya sangat dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari.
“Karena jarak dekat, yang jalur lawan itu tidak sempat menghindar, langsung nabrak,” katanya.
Terungkap dari Rekaman CCTV
Kepolisian memastikan kronologi kecelakaan tersebut setelah memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi.
Rekaman itu menjadi salah satu petunjuk penting bagi petugas untuk mengetahui bagaimana sepeda motor Kasrori bisa berpindah ke jalur berlawanan sebelum akhirnya terjadi benturan.
“Aku sudah lihat CCTV-nya. Makanya saya bisa menceritakannya,” ujarnya.
Benturan tersebut menyebabkan Kasrori mengalami cedera pada bagian kepala. Nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah Kasrori selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RSUP Dr Kariadi Semarang untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Sulaiman tidak mengalami luka berdasarkan laporan kepolisian.
Pengendara Diminta Waspada
Kecelakaan tersebut kembali mengingatkan pengguna jalan untuk tidak mengabaikan kondisi jalan dan situasi lalu lintas ketika berkendara.
AKP Untung meminta pengendara yang melintas di Jalan Cepoko Raya meningkatkan kewaspadaan. Selain harus menjaga kecepatan, pengendara juga perlu memperhatikan kendaraan yang datang dari arah berlawanan.
Kondisi jalan yang relatif sempit membuat ruang untuk melakukan manuver maupun menghindari kendaraan dari arah berlawanan menjadi terbatas.
“Imbauannya ya tetap harus selalu berhati-hati. Jalurnya juga tidak begitu lebar,” pungkasnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.



















































