Produsen kendaraan listrik asal China, Yadea, terus agresif memperluas pangsa pasarnya di Jawa Tengah. Setelah memiliki sekitar 14 gerai di Jateng, Yadea kini meresmikan gerai baru di kawasan paling premium di Solo Raya, yakni di Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo. IstimewaSUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Produsen kendaraan listrik asal China, Yadea, terus agresif memperluas pangsa pasarnya di Jawa Tengah. Setelah memiliki sekitar 14 gerai di Jateng, Yadea kini meresmikan gerai baru di kawasan paling premium di Solo Raya, yakni di Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo.
Pemilihan lokasi di depan Pakuwon Mall Solo Baru bukan tanpa alasan. Sales Manager Yadea Area Jawa Tengah-DIY, Leonardo Kelvianto, menyebut kawasan ini sebagai titik dengan traffic dan daya beli tertinggi di Solo Raya.
“Pasar di sini traffic-nya bagus dan lokasinya sangat strategis, berada tepat di depan Pakuwon Mall. Sebagai merek nomor satu di dunia, kami ingin hadir di titik terbaik di Solo,” kata Leonardo saat grand opening, Sabtu (20/9/2026).
Secara pangsa pasar, Solo Raya dan DIY memang menjadi lumbung terbesar penjualan motor listrik di Jawa Tengah. Hal ini didorong dua faktor: infrastruktur charging yang sudah lebih siap dibanding wilayah lain di Jateng, dan pergeseran perilaku konsumen akibat penyesuaian harga serta pembatasan BBM subsidi.
Untuk menggarap pasar tersebut, Yadea menggandeng Kirana sebagai distributor resmi. Gerai di Solo Baru ini merupakan cabang kedua Kirana setelah Kebumen. Ekspansi selanjutnya, menurut Leonardo, akan menyasar Karanganyar hingga Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengunci koridor Solo-Jogja.
Dari sisi strategi harga, Yadea bermain di dua segmen sekaligus untuk memperluas pasar. Untuk sepeda listrik, harga dipatok mulai Rp3,8 juta hingga Rp9 juta yang menyasar pelajar dan ibu rumah tangga. Sementara untuk motor listrik dibanderol Rp14,5 juta hingga Rp39 juta OTR, yang menyasar pekerja komuter dan pengguna motor konvensional yang ingin beralih.
Kepercayaan pasar, lanjut Leonardo, coba dijawab lewat jaminan purnajual. Yadea menonjolkan baterai yang diproduksi mandiri dan garansi baterai 2 hingga 5 tahun untuk tipe lithium, serta layanan servis yang tersedia di seluruh jaringan resmi.
“Di Jateng saja kami sudah ada 14 toko dari total lebih dari 200 gerai se-Indonesia. Jadi konsumen tidak perlu khawatir soal after sales,” ujarnya.
Untuk mendorong penjualan awal, Yadea memberikan cashback Rp1 juta untuk pembelian motor listrik selama periode grand opening hingga 30 September 2026. Promo ini dinilai sebagai strategi untuk mengerek penjualan di kuartal akhir tahun, saat persaingan motor listrik di Solo semakin ketat dengan masuknya berbagai merek baru. Prihatsari
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

















































