JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sayembara berhadiah lebih dari Rp5 miliar yang digagas mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof Denny Indrayana untuk mencari bukti ijazah SMA atau sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini diberi tenggat waktu.
Denny memastikan sayembara tersebut tidak akan dibuka tanpa batas. Ia menetapkan 9 September 2026 sebagai batas akhir bagi peserta yang mengaku memiliki atau dapat menunjukkan bukti kelulusan pendidikan SMA atau sederajat Gibran.
Yang menarik, Denny secara terbuka menyebut waktu satu bulan yang diberikan seharusnya sudah cukup, terutama bagi Gibran sendiri, untuk menunjukkan dokumen yang selama ini dipersoalkannya.
Hal itu disampaikan Denny melalui akun media sosial X miliknya. Menurut dia, hadiah dalam sayembara tersebut juga telah melonjak jauh dibandingkan nilai awal yang ditawarkan.
“Hadiah sayembara tembus Rp5 M,” tulis Denny dikutip Rabu (26/8/2026).
Ia kemudian mengumumkan bahwa pencarian dokumen tersebut akan dibatasi hingga awal September.
“Sayembara akan kita batasi waktunya maksimal satu bulan hingga 9 September,” ungkapnya.
Denny menilai waktu tersebut lebih dari cukup bagi siapa pun yang ingin mengikuti sayembara, terutama bagi pihak yang memiliki akses langsung terhadap dokumen pendidikan yang dipersoalkan.
“Saya rasa itu sudah lebih dari cukup untuk peserta, terutama Mas Gibran untuk menunjukkan bukti kelulusan pendidikan SMA/sederajatnya,” sambungnya.
Sayembara tersebut sebelumnya dibuka Denny sebagai bagian dari sorotannya terhadap dokumen pendidikan yang menjadi dasar pemenuhan syarat pendidikan minimal setingkat SMA atau sederajat bagi Gibran ketika maju sebagai calon wakil presiden.
Pada awalnya, hadiah yang dijanjikan bagi pihak yang dapat menunjukkan ijazah tersebut berada di angka Rp100 juta. Namun, nilainya terus meningkat hingga kini disebut telah menembus lebih dari Rp5 miliar.
“Hadiah Sayembara Ijazah SMA/Sederajat Gibran tembus Rp 5 Miliar,” ungkap Denny dikutip Rabu (26/8/2026).
Bagi Denny, keberadaan ijazah pendidikan tinggi maupun dokumen penyetaraan tidak serta-merta menjawab pertanyaan mengenai bukti pendidikan SMA atau sederajat yang menjadi dasar dalam proses tersebut.
“Banyak argumentasi yang tidak substantif terkait dengan misteri keberadaan ijazah SMA atau sederajat dari Gibran Rakabuming Raka,” ujar Denny, dikutip Senin (24/8/2026).
Untuk memperkuat argumentasinya, Denny merujuk pada sejumlah perkara sengketa pencalonan kepala daerah yang pernah diputus dalam proses hukum.
Ia menyinggung perkara Aries Sandi Dharmaputra di Kabupaten Pesawaran serta Fahuwusa Laia di Kabupaten Nias Selatan. Menurut Denny, kasus-kasus tersebut menunjukkan bahwa kepemilikan pendidikan tinggi tidak otomatis meniadakan kewajiban memenuhi persyaratan pendidikan minimal yang telah ditentukan.
“Kemarin saya sudah sampaikan kenapa ijazah S1 tidak otomatis menyebabkan Mas Gibran memenuhi syarat sebagai calon Wakil Presiden?” Denny menuturkan.
Denny kemudian mencontohkan perkara Aries Sandi yang, menurutnya, tetap bermasalah dalam pencalonan meskipun memiliki riwayat pendidikan tinggi.
“Ada putusan yang terkait dengan Aries Sandi Dharmaputra di Kabupaten Pesawaran yang meskipun punya pendidikan S1-S2 dibatalkan sebagai calon karena tidak memiliki pendidikan SMA,” terangnya.
Dengan batas waktu hingga 9 September 2026, sayembara tersebut kini memasuki fase penentuan. Setelah hadiah yang ditawarkan melonjak dari Rp100 juta menjadi lebih dari Rp5 miliar, Denny memberi waktu satu bulan bagi siapa pun yang mampu membuktikan keberadaan dokumen pendidikan SMA atau sederajat yang selama ini menjadi sorotannya.
Sorotan Denny itu pun kembali menempatkan dokumen pendidikan Gibran dalam ruang perdebatan publik. Kini, ia tidak hanya menawarkan hadiah dengan nominal fantastis, tetapi juga menetapkan tenggat waktu yang secara khusus ia sebut sudah lebih dari cukup, terutama bagi Gibran, untuk menjawab polemik tersebut. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

















































