DPR RI Salurkan Bantuan Sumur Bor untuk Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan

8 hours ago 17

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN, – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) XI Pulau Madura, Ansari, menyalurkan bantuan sumur bor kepada warga di Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Bantuan ini merupakan respons atas krisis air bersih yang melanda desa tersebut setiap musim kemarau.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Tenaga Ahli Dapil Ansari, Muhammad Shodiq, di lokasi pengeboran di Dusun Talandung II pada Kamis malam. Ansari tidak dapat hadir langsung karena sedang menjalani rapat internal di Jakarta.

"Ibu Ansari tidak bisa datang secara langsung karena sedang ada rapat internal, dan oleh karena itu, beliau mengutus kami untuk datang ke lokasi pengeboran sumur di Dusun Talandung II ini," kata Muhammad Shodiq.

Dilengkapi Pipa ke Rumah Warga

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pengeboran sumur, tetapi juga dilengkapi dengan pipanisasi langsung ke rumah-rumah warga terdampak. Penyerahan bantuan ditandai dengan pemberian plakat bertuliskan "Bantuan Sumur Bor untuk Masyarakat Kertagena Laok dari Hj Ansari, S.Pd.I".

Kepala Desa Kertagena Laok, Abd Qodir, memperkirakan jika pengeboran berhasil, sumber air ini dapat memenuhi kebutuhan sekitar 50 kepala keluarga. Prioritas awal pemanfaatan air adalah untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

"Jika debit air mencukupi, pemanfaatannya dapat diperluas untuk kebutuhan pertanian," ujar Abd Qodir.

Warga Biasa Membeli Air Sejak 2018

Desa Kertagena Laok dikenal sebagai salah satu wilayah rawan kekeringan di Kabupaten Pamekasan. Abd Qodir menjelaskan, meskipun terdapat sumur galian, debit air menyusut drastis saat kemarau dan hanya cukup untuk kebutuhan minum.

Untuk mandi dan mencuci, warga terpaksa mengambil air dari desa lain atau membeli. Arista, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa kesulitan air ini telah berlangsung selama bertahun-tahun.

"Seingat saya sejak 2018 warga di dusun sini terpaksa membeli air untuk kebutuhan sehari-hari," kata Arista.

Proses pengeboran sumur ditargetkan mencapai kedalaman sekitar 88 meter dan diperkirakan selesai dalam waktu dua hari. Abd Qodir menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ansari atas perhatian yang diberikan kepada masyarakatnya.

"Saya sangat berterima kasih atas nama warga kepada Ibu Ansari. Mudah-mudahan proses pengeboran ini berhasil dan bermanfaat untuk ke depannya, khususnya di Desa Kertagena Laok,” tutupnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |