REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat sambutan hangat saat berkunjung ke Republik Dominika untuk menghadiri rangkaian kegiatan Uni Sepak Bola Karibia (CFU) yang beranggotakan 25 asosiasi sepak bola resmi di bawah FIFA, akhir bulan lalu. CFU merupakan bagian dari Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (Concacaf).
Kunjungan tersebut berlangsung di tengah dinamika terbelahnya dukungan negara-negara Concacaf menjelang pemilihan Presiden FIFA.
Infantino hadir di Punta Cana, Republik Dominika, bersama sejumlah pejabat FIFA, termasuk Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom dan Elkhan Mammadov. Kehadirannya menjadi perhatian karena sebelumnya Presiden Concacaf Victor Montagliani meminta Infantino mempertimbangkan kembali kehadirannya dalam pertemuan CFU. Victor adalah sosok yang dilaporkan ingin bersaing dengan Infantino memperebutkan kursi Presiden FIFA tahun depan.
Meski demikian, Infantino tetap hadir dan menyebut kunjungannya mendapat sambutan yang sangat hangat dari para anggota CFU. Ia menilai dialog secara langsung dengan asosiasi anggota penting untuk mendengarkan berbagai pandangan yang berkembang.
"Saya menerima sambutan yang sangat, sangat hangat di sini di Republik Dominika," kata Infantino, dikutip dari laman resmi FIFA.
Infantino mengatakan, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk berdialog serta saling menyampaikan pandangan. Menurut dia, perkembangan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir membuat komunikasi langsung dengan anggota FIFA menjadi penting.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum pembahasan mengenai pengembangan sepak bola di kawasan Karibia. FIFA menyatakan, program FIFA Forward terus menjadi bagian dari investasi untuk membantu asosiasi anggota mengembangkan sepak bola di berbagai negara.
Kehadiran Infantino di Republik Dominika berlangsung ketika peta dukungan di Concacaf menjadi sorotan. The Guardian melaporkan, Meksiko, Grenada, serta Saint Kitts dan Nevis telah menyatakan dukungan kepada Infantino.
Kunjungan Infantino ke kawasan Karibia menjadi bagian dari upaya mempertahankan kesolidan dukungan menjelang pemilihan Presiden FIFA. Infantino memanfaatkan pertemuan tersebut untuk berkomunikasi dengan asosiasi-asosiasi anggota. Upaya tersebut berlangsung ketika FIFA menghadapi perdebatan mengenai tata kelola organisasi dan arah kepemimpinan federasi sepak bola dunia tersebut.
Kunjungan ke Republik Dominika memperlihatkan bahwa komunikasi Infantino dengan asosiasi anggota FIFA ternyata tetap terjalin baik menjelang agenda pemilihan, meskipun sempat ada suara penolakan terhadapnya. Di kawasan Concacaf ini, sejumlah negara telah menyatakan dukungan kepada Infantino, meskipun sebagian lainnya dilaporkan berafiliasi dengan negara-negara UEFA yang mengambil langkah bersebrangan dengan Infantino.

6 hours ago
28
















































