Ipemi Perluas Akses Pasar UMKM ke Brunei

10 hours ago 14

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) mendorong perluasan akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat menembus pasar internasional. Upaya ini salah satunya dilakukan melalui partisipasi pada Expo Indonesia's Cultural Week 2025 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada 26-30 November 2025 bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Brunei Darussalam.

Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk menjajaki pasar baru dan memanfaatkan peluang promosi lintas negara. Menurut dia, kemitraan dengan perwakilan RI di luar negeri dapat memperkuat diplomasi ekonomi sekaligus memperkenalkan produk kreatif Indonesia kepada masyarakat internasional.

Ingrid menjelaskan bahwa tema Indonesia’s Cultural Week sejalan dengan misi organisasi dalam mendorong UMKM yang dikelola pengusaha muslimah melalui pendekatan budaya dan ekonomi kreatif. Ia menilai expo ini tidak hanya berfungsi sebagai pameran dagang, tetapi juga ruang memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kawasan.

“Expo ini merupakan wujud nyata dari sinergi dan kolaborasi yang kita bangun, bahkan hingga ke mancanegara,” ujar Ingrid, Ahad (30/11/2025).

Menurut Ingrid, keberadaan stan kerajinan tangan, fesyen muslim, dan kuliner khas Indonesia di Brunei Darussalam memberi peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan keunggulan produk secara langsung kepada konsumen. “Melalui expo ini, kita memperkenalkan kekayaan budaya, kerajinan tangan, fesyen muslim, dan kuliner khas Indonesia kepada masyarakat Brunei Darussalam,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa Ipemi berkomitmen meningkatkan kontribusi pengusaha muslimah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan daya saing produk. “Kegiatan di Brunei ini adalah jembatan penting untuk memperluas jejaring pasar global bagi produk-produk UMKM kita,” sambungnya.

Ingrid berharap kegiatan tersebut membuka peluang kerja sama baru dan meningkatkan ekspor produk muslimah ke Brunei serta pasar lain di kawasan. “Saya berharap acara ini memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM, dan mempererat hubungan persahabatan, serta kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Brunei Darussalam,” kata Ingrid.

Panitia mencatat expo lima hari tersebut dipadati pengunjung yang memadati stan kuliner, kerajinan, kosmetik, dan fesyen Indonesia serta menikmati pertunjukan seni budaya yang ditampilkan sepanjang pameran.

Selain menghadiri expo, Ingrid bersama pengurus Ipemi juga menggelar audiensi dengan Wakil Kepala Perwakilan RI untuk Brunei Darussalam Roos Diana Iskandar di Kedutaan Besar RI Bandar Seri Begawan. Pertemuan itu membahas peluang sinergi antara Ipemi dan KBRI dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan mendorong kemandirian pelaku usaha perempuan Indonesia di Brunei.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |