Jakarta, CNN Indonesia --
Bareskrim Polri menyebut provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng) menjadi wilayah yang paling banyak temuan kasus dugaan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi.
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Moh Irhamni mengatakan selama periode dua minggu terakhir terdapat 44 kasus di Polda Jateng dan 41 kasus terkait di Polda Jatim.
"Ini terlihat bahwa sebagian besar di Jawa Timur dan di Jawa Tengah ini masih marak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irhamni menjelaskan salah satu faktornya karena total ada 1.000 SPBU di kedua wilayah tersebut. Sehingga, kata dia, potensi penyalahgunaan BBM dan LPG juga meningkat.
"(Modus) dikumpulkan, kemudian dibawa ke tempat penimbunan, kemudian dijual ke industri. Itu bisa dilihat di distribusi jumlah SPBU yang beroperasi di wilayah itu. Jateng, Jatim itu yang paling banyak," imbuhnya.
Irhamni merinci khusus penyalahgunaan BBM, tercatat barang bukti yang disita mencapai 403.158 liter solar dan 58.656 liter pertalite.
Menurutnya, selama periode tersebut pihaknya menangkap 330 tersangka dari 223 kasus penyelewengan BBM dan LPG subsidi dengan total kerugian negara capai Rp243 miliar.
"Rata-rata keuntungan yang dia dapat adalah kurang lebih Rp30.000 per kilogram. Bisa bayangkan itu (tabung) 5 (kg), berarti Rp150.000 per tabung untuk mereka mendapatkan keuntungan," ujarnya.
Sebelumnya, Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin mengatakan para pelaku dan aktor intelektual tidak hanya dijerat pasal pidana umum melainkan juga dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
"Siapapun yang terlibat, baik pelaku lapangan, pemilik modal, penampung maupun aktor di balik layar akan kami kejar, kamu tindak dan kami proses sampai tuntas. Saya sudah perintahkan penyidik untuk persangkakan pasal TPPU," katanya.
Terakhir, ia menambahkan apabila nantinya ditemukan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) maka kasusnya akan melimpahkan ke Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri.
"Komitmen kami zero toleransi terhadap mafia BBM dan elpiji subsidi. Mottonya masih tetap sama, kalau kalian tetap nekat, tetap saya sikat," ujarnya.
(fra/tfq/fra)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
16















































