Kesulitan Angga Yunanda Belajar Selompret untuk Para Perasuk

7 hours ago 11

AKTOR Angga Yunanda menceritakan pengalaman uniknya ketika menjadi bagian dari proyek film Para Perasuk. Angga memerankan karakter Bayu yang dikisahkan sebagai seorang calon perasuk dalam film arahan sutradara Wregas Bhanuteja ini. Ia pun dituntut untuk mampu memainkan alat musik tiup tradisional Selompret yang menjadi bagian dari perannya tersebut.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Memainkan selompret bukanlah perkara mudah bagi Angga. Apalagi Wregas Bhanuteja menginginkan agar ia memainkan selompret secara langsung ketika proses syuting dan tanpa menggunakan timpaan sulih suara.

"Itu prosesnya butuh waktu tiga bulan sampai akhirnya bisa memainkan alat musik tersebut. Karena tuntutan dari sutradara harus bisa dimainkan secara live, harus bisa bersuara semua alat musik yang kita mainkan," tutur Angga kepada Tempo pada Rabu, 1 April 2026.

Namun, selompret di film Para Perasuk tersebut sedikit berbeda dengan yang biasa dijumpai pada kesenian Reog Ponorogo dan Jaranan. Jika biasanya terbuat dari kayu, tetapi di film produksi Rekata Studio ini selompret dimodifikasi dengan menggunakan paralon dan besi. 

Ketelatenan Angga Yunanda Berlatih

Angga mengungkapkan tantangan terbesar dalam berlatih selompret terletak pada pemilihan mouthpiece yang tepat. Tujuannya adalah supaya mouthpiece yang terbuat dari batang bambu tipis tersebut dapat dengan pas mengeluarkan suara khasnya. "Cuma sulit untuk bisa membunyikan karena dia harus ada kayak resonansi khusus dan harus bisa bergetar gitu si alat musiknya," ucap Angga.

Angga Yunanda ketika melakukan kunjungan media di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, 1 April 2026. Tempo/Charisma Adristy

Tak tanggung-tanggung, bintang Dua Garis Biru itu pun harus mencoba hingga 40 buah mouthpiece yang berbeda. "Tapi sampai akhirnya ada satu mouthpiece yang akhirnya aku berjodoh dengan dia dan akhirnya bisa berbunyi di mulut aku," ucap Angga. Ia pun mengaku bahwa pipinya sampai merasa sakit karena harus berkali-kali meniup selompret. 

Tantangan tak berhenti sampai di situ ketika terdapat satu adegan yang menampilkan Angga memainkan selompret sembari digantung dengan kondisi terbalik. Aktor kelahiran Lombok Barat ini pun menilai adegan ruang terbuka tersebut menambah tingkat kesulitan karena biasanya ia berlatih selompret di dalam ruangan. 

"Jadi gimana caranya untuk bisa sudah dibalik tapi masih tetap bisa bunyi. Itu juga salah satu challenge-nya," ujar Angga.

Makna Selompret bagi Wregas Bhanuteja

Memasukkan selompret sebagai salah satu instrumen dalam film Para Perasuk memiliki alasan tersendiri bagi Wregas Bhanuteja selaku sutradara. Ia mengaku bahwa hal tersebut merupakan bagian dari obsesinya dahulu untuk menjadi pemain saksofon yang notabene sama-sama alat musik tiup. 

"Aku dulu sempat terobsesi untuk jadi kayak, 'Aku harus ngeband, aku harus manggung.' Aku mencoba mencari padan alat tiup ini apa. Akhirnya di-transfer-lah ke selompret ini, ke karakter Bayu," kata Wregas menjelaskan. 

Selain Angga Yunanda, Para Perasuk akan turut menampilkan Maudy Ayunda (memerankan karakter Laksmi), Chicco Kurniawan (Pawit), Bryan Domani (Ananto), dan Anggun C. Sasmi (Guru Asri). Film ini dapat disaksikan di bioskop Indonesia mulai Kamis, 23 April 2026.

CAHYA SAPUTRA

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |